Jumat, 07 Juni 2013

kumpulan kata kata motivasi terbaru

Kata-kata Bijak - Kata-kata adalah sebuah senjata yang paling ampuh dari senjata apapun, walaupun senjata nuklir sekalipun yang modern, dengan kata-kata kita bisa mendapatkan sebuah pengakuan dari orang lain, apalagi dengan kata-kata yang lebih sifatnya Bijak, Kata-kata Bijak ini membantu kita untuk lebih bersifat dewasa dan mencerminkan sebuah kedewasaan dalam kehidupan sehari-hari anda, dalam Kumpulan Kata-kata Bijak ini banyak manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari.

Dalam menajalani sebuah kehidupan mungkinlah kita membutuhkan sebuah motivasi dari orang lain atau sahabat anda yang bisa menasehati anda ketika anda dirundung kagalauanatau kalau anda tidak mempunyai seorang sahabat alangkah baiknya baca kata kata bijak dibawah ini. Oke langsung saja jangan kebanyakan deskrifsi, berikut ini adalah Kumpulan Kata-kata Bijak. dan kata-kata Bijak dibawah ini terdiri dari Kata-kata Bijak Maro Teguh, Kata-kata Bijak Kehidupan, Kata-kata Bijak Cinta dan lain-lain.


KUMPULAN KATA-KATA BIJAK PILIHAN


Kata Kata Bijak


Ketika seseorang berusaha menjauhi hidupmu, biarkanlah. Kepergian dia hanya membuka pintu bagi seseorang yang lebih baik tuk masuk.

Kadang masalah adalah sahabat terbaikmu. Mereka buatmu jadi lebih kuat, dan buatmu menempatkan Tuhan di sisimu yang paling dekat. 
Jangan yakinkan diri bahwa dia menyukaimu, hanya karena dia bersikap manis padamu. Kadang kamu hanya sebuah pilihan ketika dia bosan.

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Jika kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan teruslah melangkah.
Jangan membenci mereka yang mengatakan hal buruk tuk menjatuhkanmu, karena merekalah yang buatmu semakin kuat setiap hari.

Terkadang, kamu berpikir seseorang telah berubah tanpa kamu menyadari hal itu terjadi karena dia mulai bersikap dewasa.
Sesuatu yang menyenangkan bagaimana seseorang mampu membuatmu tersenyum, hanya dengan memikirkan dirinya. Happy

Jadi dirimu sendiri agar ketika seseorang mencintai, kamu tak perlu takut jika dia akan temukan dirimu bukan orang yang ingin dia cintai.
Perasaan yang paling berbahaya adalah iri, karena iri hati melahirkan kebencian dan kebencian akan membunuhmu perlahan.

Tak peduli seperti apa hidupmu, kamu selalu punya pilihan untuk melihat dari sisi baiknya atau sisi buruknya.
Hanya karena seseorang terlihat kuat di hadapanmu, tak berarti dia bisa begitu kuat ketika tanpamu.

Jangan selalu katakan "masih ada waktu" atau "nanti saja". Lakukan segera, gunakan waktumu dengan bijak.
Hidup terlalu singkat jika hanya menyesal. Hidup hanya sekali, namun jika digunakan dengan baik, sekali saja cukup!

Hidup ini bukan hanya mencari yang terbaik, namun lebih kepada menerima kenyataan bahwa kamu adalah kamu. Jadi dirimu sendiri.
Orang yang bijak adalah yang tahu siapa yang harus dia percaya. Orang yang lebih bijak adalah dia yang selalu bisa dipercaya.

Sadarilah, mengeluh tidak menyelesaikan apapun. Mengeluh hanya akan menambah beban dihati. Berhentilah mengeluh, segera bertindak!
Jangan jadikan kegagalan kemarin sebagai penghambat hari ini. Semangat untuk membuat hari esok lebih baik, melalui hari ini.

Perbuatan adalah cerminan isi hati. Jika hati dipenuhi kebaikan, maka sikap dan tindakan akan baik, pun sebaliknya.


KUMPULAN KATA-KATA BIJAK MARIO TEGUH



Orang yang malas telah membuang kesempatan yang diberikan Tuhan, padahal Tuhan tidak pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia.

Jangan nilai orang dari masa lalunya karena kita semua sudah tidak hidup di sana. Semua orang bisa berubah, biarkan mereka membuktikannya.
Jadikan kepandaian sebagai kebahagiaan bersama, sehingga mampu meningkatkan rasa ikhlas tuk bersyukur atas kesuksesan.

Kadang kamu harus buat keputusan tuk mengalah, atau kamu akan kehilangan dia yang kamu cinta hanya karena kamu keras kepala.
Dalam cinta, ketika ada yang berbeda, jangan mencari siapa yang salah, karena kamu dan dia adalah tim yang sama dengan tujuan yang sama.

Orang yang bisa mengendalikan emosinya adalah pemenang hidup sejati.
Jika bertanya, jangan mendiktekan jawabannya, agar informasi baru bisa bertamu.

Sebenarnya tantangannya bukan me-manage waktu tapi me-manage diri kita sendiri.
Anda mengetahui apa yang sharusnya tidak dilakukan ketika Anda "gagal". Jadi Anda menciptakan pengetahuan baru dan itu bukan kegagalan.

Lebih mudah melakukan sesuatu dengan benar daripada menjelaskan mengapa Anda tidak melakukannya dengan benar.
Seringkali kamu ragu untuk mengucapkan apa yang ada dihatimu karena kamu tidak yakin dia akan mendengarkanmu.

Yang penting itu bukan apa yang kita ketahui tapi apa yang kita bersedia pelajari.
Jgn menyerang orang karena iri ; dengki agar relasi dan rejeki terus bersemi dalam hidup ini.

Pria, Jika wanita marah, ajaklah dia berbelanja atau ke salon. Niscaya amarahnya langsung hilang.
Meski disakiti berkali-kali, wanita bijak tetap bisa memafkan dan semakin tegar seperti batu karang.

Makanan enak yang ditawarkan ke pria yang sedang marah, akan memedam amarahnya.
Menangis mungkin bukan solusi tapi terkadang dapat menjadi obat penenang.

Wanita bijak seperti angsa diatas air. Anggun namun tetap bekerja. Tetap tegar meski terluka.
Jangan pikirkan kegagalan kemarin, hari ini sudah lain, sukses pasti diraih selama semangat masih menyengat.

Marilah kita membaikkan diri, sebelum menyesal pun tidak ada gunanya.
Wahai Yang Maha Lembut,manjakanlah hatiku yang sendiri ini, bahagiakanlah aku dalam pernikahan yang penuh cinta, yang mesra, yang setia.

Wahai Yang Maha Cinta, sandingkanlah aku dengan jiwa pilihan-Mu, yang karena kebaikanku - baikkanlah ia, tapi jika ia lebih baik - baikkanlah aku.
Bukan kemiskinan yang merendahkan, tapi hati yang menistai kebaikannya sendiri.

Tuhan, sesungguhnya kedamaianku hanya seperkasa keberserahanku kepada kekuasaan-Mu. Aku mohon Engkau menegaskan hatiku untuk menetapkan pilihanku.
Tuhan, kami titip Ibunda kami ya? Mohon dijaga, disayangi, dan dipastikan bahwa hatinya damai dan bahagia.

Burung tidak akan bisa terbang sebelum ia mencoba mengepakkan sayap. Kita pun begitu, jika ingin bisa melakukan sesuatu, kita harus mencoba.
Senyuman adalah obat gratis yang mampu membuat awet muda dan menambah kecantikan/ketampanan secara instan dan otomatis.

Hidup terasa manis bagi yang berpikir demikian, pahit bagi yang berpikir sebaliknya.
Orang sombong biasanya suka mengatakan hal berlebihan yang sebenarnya tidak ada padanya.

Orang yang emosional biasanya kurang rasional hingga tindakannya tidak proporsional.
Kesabaran memang penuh ujian, jika anda selalu lulus, kemenangan itu akan permanen selamanya.

Tuhanku, teduhkanlah hatiku dan pagari aku dengan malaikat-Mu malam ini agar esok pagi aku terbangun dengan damai. Amin.
Jangan sedih bila belum dipromosi karena tidak pandai cari muka, 'muka' akan datang jika anda tetap bekerja dengan hati.

Tuhan Yang Maha adil, berikanlah aku keadilan atas mereka yang telah melukaiku dengan sengaja. Amin.
Jangan sedih bila sekarang masih dipandang sebelah mata, buktikan bahwa anda layak mendapatkan kedua matanya.

.
Bagaimana dengan kata kata bijak diatas??Apakah bisa membantu anda yang sedang dalam kegalauan dalam hidup ini, semoga dengan membaca kata kata bijak diatas bisa menjadikan anda lebih bijka lagi dalam menanggapi sebuah permasalahan yang setiap saat menerpa anda, SHARE atau LIKE jika Kata kata Bijak diatas bisa memotivasi anda untuk lebih bijak lagi.



contoh makalah manajemen keuangan

                                                                   BAB I
                                                           PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Vini, vidi, vici. Semboyan lawas ini sangat tepat menggambarkan sepak terjang PT Kaldu Sari Nabati Indonesia (KSNI) di bisnis makanan ringan di Indonesia. Bagaimana tidak?Perusahaan asal Bandung ini sebelumnya sama sekali tidak diperhitungkan di jagat bisnis snack nasional yang telanjur dikuasai para raksasa gemerlap seperti Grup Orang Tua, Garudafood dan Siantar Top.
Namun, sejak kehadirannya pada 2007, peta persaingan di bisnis snack mendadak berubah. Produk snack berbahan dasar keju dengan merek Richeese Nabati (RN) tiba-tiba meledak di pasaran. Kualitas produk yang tinggi (berbahan dasar keju), harga jual yang relatif murah, serta kemasan kuning biru yang berukuran panjang rupanya membuat konsumen ketagihan. RN dicari-cari hingga sering terjadi stok kosong di toko dan gerai. “Pada tahun 2007, 2008 dan 2009 penjualan produk kami memang sangat luar biasa,” ungkap Budi Setiawan, Manajer Pengembangan Promosi & Channel Nasional KSNI. Bahkan, menurut Budi, karena gurihnya ledakan RN, banyak perusahaan yang membuat produk serupa tetapi tidak sama. Mereka mengekor dengan meluncurkan varian sejenis.
Meski demikian, ketika itu RN Wafer Keju masih mendominasi pasar dengan penguasaan sekitar 85% di kategori snack wafer keju. Konsumen sulit beralih karena dalam waktu singkat merek RN juga menancap kuat di benak mereka. Hal itu terbukti RN sebagai pendatang baru berhasil menyabet berbagai penghargaan di bidang pemasaran, seperti Best Brand dan The Most Recommended Brand. RN pun mengundang decak kagum para praktisi dan pemerhati dunia pemasaran di Tanah Air.
Thomas Mulyadi, General Manager KSNI, mengakui popularitas RN disebabkan oleh banyak faktor. Di antaranya, promosi yang cukup gencar. “Boleh jadi kalau tidak beriklan, produk ini tak begitu laku,” ungkap Thomas sembari menambahkan, pengalaman menunjukkan bahwa iklan sangat mendorong penguasaan pasar. Seperti kejadian saat itu, bersamaan dengan membanjirnya iklan RN, jangkauan peredaran RN juga meluas. “Strategi penetrasinya, kami gunakan promosi above the line (ATL). Ujung-ujungnya adalah untuk mendongkrak awareness merek di masyarakat,” ujarnya bangga.
Sayangnya, justru ketika berada di posisi puncak — baik dari segi penjualan (market share) maupun brand share — tiba-tiba RN dirundung petaka. Produknya menyusut habis, bahkan seperti menghilang dari pasaran. Sejak itu, bisik-bisik bernada miring pun mulai terdengar. Ada yang mengatakan, produsen RN kewalahan menghadapi tingginya permintaan pasar. Mereka kewalahan mengelola ketersediaan bahan baku. Suara lain mengatakan, Nabati terlalu bernafsu, tanpa mempertimbangkan kapasitas dan daya tahan perusahaan.
Sumber SWA yang pernah bergabung dengan KSNI mengatakan, ada tiga hal yang menyebabkan “kegagapan” itu. Yakni, persaingan, leadership dan produksi. Bersaing untuk produk massal memang tidak mudah. RN terjebak bermain dengan harga murah, Rp 500, padahal dari segi produk tergolong “istimewa”. Bahan baku keju RN yang diambil dari perusahaan Malaysia tergolong berkualitas tinggi. Kemasan yang digunakan pun berkualitas baik. Barangkali strategi mengambil keuntungan tipis di tahap awal tidak masalah, tetapi lambat laun ketika produksi terus meningkat, KSNI kewalahan juga. Apalagi, ketika raksasa-raksasa makanan dan minuman yang notabene memiliki kapital besar ikut bermain di kategori produk yang sama, habislah energi KSNI untuk melawannya.
Kalkulasi produksi RN juga banyak yang meleset. RN terlalu di-push dari awal. Istilahnya, “loading” ke pasar secara besar-besaran sampai barang rusak. Ada yang mengatakan, kendati distributor tidak memesan, tetap saja dimasuki. Akibatnya, parah. Konsumen enggan mengambil RN yang rusak, dan memilih produk lain yang sejenis. “Lambat laun, pasar RN termakan juga,” ujar seorang sumber SWA yang memperhitungkan pasar RN tergerogoti hingga 10%.
Faktor kedua yang melemahkan adalah soal leadership. Anak-anak muda yang memimpin KSNI sangat percaya diri dengan kemampuan dan keterampilan mereka mengelola perusahaan. Keberhasilan mengembangkan RN semakin membuat mereka berada di tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Akibatnya, masih menurut sumber SWA, mereka cenderung mendengarkan kata hati mereka daripada masukan dari para profesional di sekeliling mereka. “Makanya, banyak profesional yang tidak bisa bertahan,” ungkapnya.
Menurut profesional yang pernah bekerja di perusahaan fast moving consumer goods ini, dalam mengelola produk FMCG, arus kas memegang peran kunci. Karena percepatan bisnisnya sangat tinggi, dibutuhkan pengelolaan uang yang teratur rapi dan cepat. “Di sinilah kelemahan yang terjadi pada RN,” katanya. Semestinya, KSNI membangun sistem dan fondasi yang kokoh. Jangan ambisius membesarkan perusahaan dan terlena dengan puji-pujian karena akibatnya fatal. Terbukti benar, omset RN turun 30% dibandingkan tiga tahun lalu dan pada periode 2010-11 turun 10%.
Budi Setiawan mengakui, beberapa waktu lalu KSNI memang sempat terganggu. Namun, pihaknya tak mau berlama-lama terpuruk. KSNI berusaha bangkit kembali dan bertekad dapat menguasai kembali 50% pasar snack di Indonesia. Maka, berbagai upaya pembenahan dilakukan. Tak hanya menyangkut perencanaan dan inventori, tetapi juga banyak hal lainnya.
Setelah kejadian tersebut, Nabati berbenah total. Salah satunya, merombak divisi pemasaran. Profesional dari luar banyak direkrut. Sekarang, tim pemasarannya 100% diisi oleh kaum profesional dari beberapa perusahaan besar seperti Grup Orang Tua, Jack’n Jill dan Garudafood. “Tujuannya adalah menjadikan Nabati sebagai raja di segmen snack, tidak hanya yang berbasis keju, tapi juga cokelat dan sebagainya,” ungkap Budi.
Andi Candrasatria, Penjualan & Distribusi KSNI, menambahkan, pembenahan juga dilakukan dalam hal distribusi. Saat ini distribusi perusahaannya sudah mencakup seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan 200 titik distribusi. KSNI mengover hampir 10% atau sekitar 200 ribu titik gerai dari total 2,8 juta customer outlet di Indonesia (di luar gerai modern). “Untuk modern outlet, yang besar-besar seperti Carrefour, Indomaret atau Alfamart kami kover sendiri, yang lain dikover oleh distributor,” ujar Andi.
Tak hanya sekadar menambah jumlah distributor dan peritel, KSNI juga berusaha lebih dekat dengan para mitranya tersebut. Budi menambahkan, pihaknya berusaha meretensi channel, mulai dari distributor, ritel sampai konsumen. KSNI mengoptimalkan program-program di tingkat whole saler, grosir, semigrosir, gerai star dan peritel agar bisa berjalan bersama. Salah satunya, melalui program gesek dan menang (scrape and win) berhadiah umroh. Toko-toko kecil berpeluang memenangi hadiah ini. “Ini baru tahun pertama. Tetapi tahun-tahun selanjutnya juga based on retailer,” Budi menerangkan.
Dalam hal komunikasi, KSNI semakin gencar beriklan di layar kaca. Menurut Thomas, hal tersebut dilakukan untuk mengimbangi langkah kompetitor. Namun, dari sisi anggaran, KSNI masih tertinggal jauh dibandingkan Garudafood yang begitu gencar beriklan di layar kaca dan berbagai media lainnya.
Thomas menjelaskan, komunikasi KSNI tak hanya sebatas ATL. Belakangan, mereka juga mulai memanfaatkan situs jejaring sosial, terutama Facebook, sebagai sarana komunikasinya. “Dari situ lahir word of mouth marketing (WOMM). Ini bukan sengaja kami bentuk, tapi lahir secara alami.”
Yang tidak kalah penting, KSNI juga membuka Richeese Factory di Paris van Java, Bandung. Rumah makan yang menyuguhkan konsep all about cheese ini dijadikan sebagai kegiatan kehumasan KSNI untuk melakukan experiential marketing tentang keju dan untuk melahirkan WOMM yang lebih dashyat.
Andi mengatakan, dalam hal strategi harga, KSNI lebih melihat keinginan pasar. Bila pasar saat ini baru mampu menjangkau harga Rp 500, pihaknya tak akan naik ke angka Rp 1.000. Bila terjadi kenaikan bahan baku, yang paling utama dipangkas adalah mengurangi profit dan mengurangi biaya beriklan dan trade promo. “Yang penting, orang masih ingat Richeese,” ungkap Thomas.
Saat ini, menurutnya, KSNI lebih fokus pada pengembangan market size dan market share. Upaya ini tampaknya sudah mulai menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Nielsen, pasar snack berbasis keju terus meningkat. Pada 2008 pasarnya baru sebesar Rp 197 miliar, sedangkan tahun 2009 meningkat menjadi Rp 225 miliar, dan tahun 2010 (hingga Juli) sudah mencapai Rp 132 miliar.
Sumardy, pengamat pemasaran dari OctoBrand, meyakini, keberhasilan KSNI bangkit kembali tergantung pada besarnya motivasi yang terbentuk. Ia yakin, jika memiliki motivasi tinggi, perusahaan ini pasti bisa mencapai puncak lagi. Caranya, KSNI harus terus mencoba membangun romantisme makan snack. Kehadiran snack berbasis keju ini memberikan pilihan baru bagi konsumen yang seperti sudah mulai jenuh terhadap cokelat. “Kebetulan snack yang ditawarkan Nabati memiliki kualitas yang cukup baik dan harga relatif terjangkau,” ujarnya.
Industri snack, menurut Sumardy, merupakan industri yang sangat menantang. Industri ini mudah naik, tetapi juga mudah turun. Selain itu, margin di industri ini pun sangat rendah dengan tingkat loyalitas yang juga rendah. Tantangan lainnya, produk-produk di industri ini begitu mudah ditiru pemain lain. “Permasalahan yang selalu dialami perusahaan di industri ini adalah matinya kemampuan inovasi dan mencoba sesuatu yang baru,” ujarnya. “Tantangan terbesar bagi Nabati adalah akan tetap setia dengan kejunya atau akan berani memperkenalkan sesuatu yang baru yang belum pernah ada sebelumnya sebagai mesin pertumbuhan perusahaan di masa mendatang,” tambahnya.
Budi sepakat dengan Sumardy. Karena itu, dia menyebutkan, riset & pengembangan produk juga menjadi perhatian utama KSNI. Walau selama ini lebih dikenal sebagai produsen snack berbahan dasar keju, dalam perkembangannya perusahaan ini juga melengkapi produk-produknya dengan beberapa varian baru. Misalnya, produk berbasis cokelat seperti Richoco dan berbasis karamel seperti Hi Pow yang belum lama diluncurkan, serta Richeese Wafer Cake Keju, wafer cake yang tetap menggunakan pasta keju dengan tambahan rasa stroberi.
Sumardy mengatakan, KSNI harus terus berinovasi untuk melahirkan varian-varian baru yang diminati anak-anak (konsumen utama yang dibidik). Dia mengingatkan, anak-anak adalah pasar yang diincar oleh hampir semua pemain di industri snack. Mereka cenderung memiliki loyalitas yang rendah dan mengambil keputusan secara lebih emosional. Sulitnya lagi, niat membangun merek di pasar anak-anak juga akan terlihat percuma karena rendahnya margin di industri ini. “Cara paling rasional adalah menggunakan consumer dan trade promo,” ujarnya.
Saat ini, menurut Budi, berbagai pembenahan yang dilakukan KSNI sudah menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan. Pertumbuhan penjualan telah kembali seperti pada 2007-09. “Kami tidak akan pernah berhenti karena tujuan utama kami adalah menjadi raja di industri snack,” ujar Budi menegaskan.
B. Rumusan Masalah
1. Konsep pemasaran apakah yang dipakai perusahaan untuk memasuki pasar?
2. Siapakah segmen pasar utamanya?
3. Bagaimana Strategi Marketing Mix untuk masa yang akan datang?
4. Ketika banyak dicari konsumen, Richeese justru “gagap” memenuhi permintaan pasar. Apa yang terjadi pada snack wafer keju yang pada awal kelahirannya banjir pujian ini?
C. Landasan Teori
1. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain.
2. Manajemen Pemasaran (Marketing Management) adalah seni dan ilmu memilih pasar sasaran serta meraih, mempertahankan, dan menumbuhkan pelanggan dengan penciptaan, penghantaran, dan mengomunikasikan nilai pelanggan yang unggul.
3. Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan.
4. Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.










                                                                        BAB II
                                                                 PEMBAHASAN
A. Konsep pemasaran apakah yang dipakai perusahaan untuk memasuki pasar?
Konsep pemasaran yang dipakai perusahaan KSNI untuk memasuki pasar adalah Differensiasi Produk, yitu dengan menciptakan suatu produk yang berbasis keju.


B. Siapakah Segmen Pasar Utamanya?
Segmen pasar utama KSNI adalah anak-anak (usia 5 - 12 th).


C. Bagaimana Strategi Marketing Mix untuk masa yang akan datang?
Strategi Marketing Mix perusahaan KSNI untuk masa yang akan datang adalah :
· Price
Perusahaan KSNI memasang harga yang terjangkau karena segmen pasar utamanya adalah anak-anak. Perusahaan KSNI saat ini baru mampu menjangkau harga Rp 500, pihak perusahaan tidak akan menaikkan harganya menjadi Rp. 1000. Apabila terjadi kenaikan bahan baku, yang paling utama dipangkas adalah mengurangi profit dan mengurangi biaya beriklan dan trade promo.
· Place
KSNI menambah jumlah distributor dan peritel, serta berusaha lebih dekat dengan para mitranya tersebut. KSNI berusaha meretensi channel mulai dari distributor, ritel, sampai konsumen. KSNI mengoptimalkan program-program di tingkat whole saler, grosir, semi grosir, gerai star, dan peritel agar bisa berjalan berama. Salah satunya, melalui program gesek dan menang (Scrape and Win) berhadiah umrah. Toko-toko kecil berpeluang memenangi hadiah ini.
· Promotion
KSNI semakin gencar beriklan dilayar kaca untuk mengimbangi langkah kompetitor. Namun, dari sisi anggaran, KSNI masih tertinggal jauh dibandingkan garuda food yang begitu gencar beriklan dilayar kaca dan berbagai media lainnya. Iklan di TV Richeese Nabati merupakan sebuah keggiatan komunikasi penyampaian pesan dan informasi mengenai produk makanan ringan baru berupa wafer krim keju yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.
· Product
Selama ini KSNI lebih dikenal sebagai produsen snack berbahan dasar keju, namun dalam pengembangannya perusahaan ini juga melengkapi produk-produknya dengan beberapa varian baru. Misalnya, produk berbasis coklat seperti Richoco dan berbasis karamel seperti Hi Pow yang belum lama diluncurkan serta Richeese Wafer Cake Keju, Wafer Cake yang tetap menggunakan pasta keju dengan tambahan rasa stroberi. KSNI membuka Richeese factory di Paris Van Java, Bandung. Rumah makan yang menyuguhkan konsep all about cheese ini dijadikan sebagai kegiatan kehumasan KSNI untuk melakukan experiential marketing tentang keju untuk melahirkan WOMM yang lebih dahsyat. KSNI terus berinovasi untuk melahirkan varian-varian baru yang diminati anak-anak.


D. Ketika banyak dicari konsumen, Richeese justru “gagap” memenuhi permintaan pasar. Apa yang terjadi pada snack wafer keju yang pada awal kelahirannya banjir pujian ini?


Sumber SWA yang pernah bergabung dengan KSNI mengatakan, ada tiga hal yang menyebabkan “kegagapan” itu. Yakni, persaingan, leadership dan produksi. Bersaing untuk produk massal memang tidak mudah. RN terjebak bermain dengan harga murah, Rp 500, padahal dari segi produk tergolong “istimewa”. Bahan baku keju RN yang diambil dari perusahaan Malaysia tergolong berkualitas tinggi. Kemasan yang digunakan pun berkualitas baik. Barangkali strategi mengambil keuntungan tipis di tahap awal tidak masalah, tetapi lambat laun ketika produksi terus meningkat, KSNI kewalahan juga. Apalagi, ketika raksasa-raksasa makanan dan minuman yang notabene memiliki kapital besar ikut bermain di kategori produk yang sama, habislah energi KSNI untuk melawannya.
Kalkulasi produksi RN juga banyak yang meleset. RN terlalu di-push dari awal. Istilahnya, “loading” ke pasar secara besar-besaran sampai barang rusak. Ada yang mengatakan, kendati distributor tidak memesan, tetap saja dimasuki. Akibatnya, parah. Konsumen enggan mengambil RN yang rusak, dan memilih produk lain yang sejenis. “Lambat laun, pasar RN termakan juga,” ujar seorang sumber SWA yang memperhitungkan pasar RN tergerogoti hingga 10%.



                                                                BAB III

Analysis
Dalam melakukan kegiatan-kegiatan pemasaran yang efisien, efektif dan bertanggung jawab serta dapat berpedoman pada salah satu filosofi pemasaran. Ada lima filosofi pemasaran yang mendasari cara organisasi melakukan kegiatan-kegiatan pemasarannya (Philip Kotler, 2000), yaitu:
a) Konsep Berwawasan Produksi.
Konsep berwawasan produksi berpendapat bahwa konsumen akan memilih produk yang mudah didapat dan murah harganya.
b) Konsep Berwawasan Produk.
Konsep berwawasan produk berpendapat bahwa konsumen akan memilih produk yang menawarkan mutu, kinerja terbaik, atau hal-hal inovatif lainnya.
c) Konsep Berwawasan Menjual.
Konsep berwawasan menjual berpendapat bahwa konsumen dibiarkan saja, konsumen tidak akan membeli produk organisasi dalam jumlah cukup, artinya konsumen enggan membeli dan harus didorong supaya membeli, serta perusahaan mempunyai banyak cara promosi dan penjualan yang efektif untuk merangsang pembeli.

d) Konsep Berwawasan Pemasaran.
Konsep berwawasan pemasaran berpendapat bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dari pada saingannya.
William J. Stanton, menyatakan bahwa konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan. Penggunaan konsep pemasaran bagi sebuah perusahaan dapat menunjang berhasilnya bisnis yang dilakukan. Sebagai falsafah bisnis, konsep pemasaran tersebut disusun dengan memasukkan tiga elemen pokok, yaitu:
Orientasi konsumen/pasar/pembeli.
Volume penjualan yang menguntungkan.
Koordinasi dan integrasi seluruhan kegiatan pemasaran.
Philip Kotler (1995) mengemukakan konsep berwawasan pemasaran, berpendapat bahwa untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentu kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dari para sainganya. Konsep berwawasan pemasaran bersandar pada empat pilar utama, yaitu: pasar sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran yang terkoordinir serta keuntungan.
Konsep berwawasan menjual memandang mulai dari dalam ke luar, mulai dengan pabrik, memutuskan perhatian pada produk yang ada dan membutuhkan penjualan serta promosi untuk menghasilkan penjualan yang menguntungkan.





                                                                          BAB IV
                                                                   KESIMPULAN

Richeese Nabati merupakan salah satu merek produk makanan yang diproduksi oleh PT. Kaldu Sari Nabati Indonesia. Produk Richese Nabati adalah wafer krim keju yang menjadi pelopor. PT. Kaldu Sari Nabati Indonesia merupakan pencipta wafer krim keju pertama di Indonesia (Antonius, 2010). Richeese Nabati diciptakan guna memberikan inovasi baru kepada konsumen dengan kandungan gizi yang baik bagi kesehatan, terutama pertumbuhan anak-anak. Pada awal masa produksi, PT. Kaldu Sari Nabati Indonesia hanya memperkenalkan satu varian rasa saja, yaitu wafer rasa keju. Namun seiring berjalannya waktu, perusahaan tersebut mulai melakukan improvisasi dengan memperkenalkan rasa baru lainnya, yaitu wafer rasa pisang keju. Hal ini menjadi terobosan baru bagi konsumen yang sebagian besar berasal dari kalangan anak-anak dan remaja karena belum ada merek wafer lain yang memperkenalkan rasa baru tersebut.
PT. Kaldu Sari Nabati Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Richeese Nabati tersedia dalam beberapa varian berat, yaitu dalam ukuran 10g, 20g, dan 75g. Dengan varian ukuran ini memudahkan konsumen dalam menyesuaikan kebutuhan mengkonsumsinya. Richeese Nabati mengandung Vitamin A, B1, B2, B6, B12 yang baik untuk pertumbuhan anak-anak. Informasi nilai gizi produk Richeese Nabati dipaparkan sebagai berikut :
Tabel Informasi nilai gizi Richeese Nabati

INFORMASI NILAI GIZI


JUMLAH PER SAJIAN %AKG
JUMLAH PER
SAJIAN %AKG

Takaran saji 10 g Jumlah saji per kemasan 1 Energi Total 45 kkal Energi dari lemak 15 kkal
Lemak Total 2 g 3%
Protein 1 g 1%


Karbohidrat 7 g
Gula 3 g
Natrium 40 mg


2%


2%





Vitamin B6
Vitamin B12
15%
15%

*Persen AKG berdasarkan kebutuhan energy 2000 kkal. Kebutuhan energy anda mungkin lebih tinggi atau
lebih rendah.







Selain Richeese Nabati, perusahaan ini juga memproduksi produk lain, seperti : Richeese Ahh’, Richeese Roll’s, Nabati Siip, Richeese Chocochiz, Richeese Krimero, Richeese Cracster, Richeese Bretos, Richeese Bisvit, Richeese Pasta Keju, Richeese Delis, Richeese Bisvit Selimut, Richeese Roll’s White, Richeese Bio, Richoco Wafer Coklat, Richoco Kofer, Richoco Ahh’, Richoco Bretos, Richoco Roll’s, Richoco Hi-Pow, POW, Penter (Peanut Butter), dan Richips.
Perusahaan ini melalui produk-produknya yang berkualitas dan bergizi, dalam waktu yang cukup singkat telah menjadi pilihan konsumen di Indonesia. Saat ini perusahaan terus menerus berinovasi untuk menciptakan produk-produk baru dengan berbagai pilihan produk dan cita rasa yang tinggi dan bermanfaat. Komitmen pada kualitas dan inovasi membuat perusahaan mampu berdiri tegak dan menjadi salah salah satu perusahaan yang siap bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain yang sejenis. Semua kemajuan yang telah dicapai ini tidak lepas dari nilai-nilai yang telah diyakini sejak awal serta terjalinnya hubungan kekeluargaan yang dekat dengan konsumen, karyawan, pemilik, dan pihak-pihak lain yang terkait. Kehadiran perusahaan adalah untuk selalu memenuhi kebutuhan konsumen dan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, PT. Kaldu Sari Nabati Indonesia terus berupaya untuk mengembangkan usaha dan menyempurnakan layanan serta kualitas produk-produk sesuai dengan kebutuhan konsumen, baik saat sekarang maupun akan datang.
Filosofi perusahaan ini adalah Trushworthy Menjadi pribadi terpercaya, AchieverMencapai prestasi yang unggul, Super-Team Membangun kerjasama yang Sinergis, Totally Customer Mengutamakan kepuasan pelanggan, Excellent Menjadi perusahaan terkemuka. Misi dari PT. Kaldu Sari Indonesia adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui produksi makanan dan mimuman berkualitas yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan konsumen serta didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten untuk menghasilkan nilai tambah bagi para stakeholder. Sedangkan visi yang diusung adalah berinovasi dalam menghasilkan makanan dan minuman bergizi serta berkualitas untuk memberikan nilai tambah kepada setiap tahap kehidupan manusia.


Rekomendasi
KSNI hendaknya meluncurkan inovasi- inovasi produk dengan cara tidak semuanya bersamaan. Memang apabila salah satu gagal maka tidak akan berpengaruh pada produk lain, namun dengan dimunculkannya sejumlah produk dengan bahan dasar sama, dalam jangka waktu berdekatan, dan harga yang relatif mirip, maka akan menyebabkan titik kebosanan konsumen, apalagi segmen utama mereka adalah anak-anak, yang notabene cepat bosan.
Dalam pendistribusian KSNI hendakanya mendistribusikan secara merata dan memenuhhi pesanan. Dalam kasus ini KSNI terlihat mendistribusikan produk secara berlebihan pada awal pendistribusian, menyebabkan banyaknya produk rusak padahal tempo penjualan masih panjang.








Daftar Pustaka


Kotler, Philip, AB. Susanto, 2000. Manajemen Pemasaran di Indonesia, Buku 2, Salemba Empat.
Kotler, Philip dan Gary Armstrong, 1998, Marketing: An Introduction, 3rd Edition, New Jersey: Prentice-Hall Inc.

makalah manajemen pemasaran


1. BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Saya melihat pedagang bakso jaman sekarang sangat banyak dan beraneka ragam . Apalagi dengan persaingan antar-pedagang yang semakin ketat . saya pun tertarik untuk mengetahui bagaimana kehidupan mereka dalam menghadapi persaingan antar para pedagang ini , terutama pengalaman kerja mereka selama menjadi tukang bakso . Bagi saya ini , pengalaman dalam suatu pekerjaan bisa menjadi pembelajaran bagi kehidupan di masa yang akan datang . Kami juga ingin tahu apa saja keseharian para pedagang ini , apakah menarik atau tidak untuk dibahas . Dengan membaca makalah ini , diharapkan para pembaca mengetahui apa yang tidak mereka ketahui tentang kehidupan para pedagang bakso .Dan diharapkan pula bagi para pembaca agar tidak menyepelekan pekerjaan kalangan menengah ke bawah seperti tukang bakso ini , karena banyak orang yang sukses , yang memulai karirnya dari hal hal kecil seperti ini .1.2 Tujuan Saya memilih dan menulis judul tersebut bertujuan untuk memberitahukan kepada pembaca hasil analisis ini diantaranya 1. tentang apa saja yang mereka tidak ketahui dari kehidupan para pedagang bakso , sekaligus untuk menambah wawasan tentang kehidupan sekitar kita. 2. Wawasan yang di maksud seperti apa saja suka duka selama menjalani pekerjaan tersebut, 3. bagaimana cara mereka menghadapi kehidupan dengan arah yang semakin tidak menentu, 4. bagaimana untuk mencukupi kebutuhan keluarga beserta anak anaknya dan lain lain .

2. 1.3 Rumusan Masalah Pembahasan masalah yang dibahas kali ini tampaknya akan dibatasi oleh beberapa hal. Seperti halnya susahnya mendapatkan informasi yang saya ingin ketahui kepada para pedagang.dan kepentingan para penjual bakso yang saya maklumi karena itu adalah wajar ketika seorang penjual mendapatkan keberhasilan ataupun mempunya rahasia rahasia dan rencana yang terdapat di dalamnya. Agar terhindar dari kecurangan dari pesaingnya. 2
3. BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pembahasan Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga bakso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak ditawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan dan mal-mal. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau cap cai. Bakso memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa Indonesia hal ini ditunjukkan dari istilah bakso berasal dari kata Bak-So, dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah berarti daging babi giling. Karena kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso lebih umum terbuat dari daging halal seperti daging sapi, ikan, atau ayam. Seiring berkembangnya waktu, istilah bakso menjadi lebih dikenal dengan daging giling saja. Kini, kebanyakan penjual bakso adalah orang Jawa dari Wonogiri dan Malang. Tempat yang terkenal sebagai pusat Bakso adalah Solo dan Malang yang disebut Bakso Malang.Alasan Bisnis Bakso Tetap Eksis di masyarakat Bakso sekarang tidak hanya terbuat dari daging Sapi, sekarang sudah banyak sekali Bakso-Baso yang terbuat selain dari daging sapi, yaitu Bakso Ayam, Bakso Udang, Bakso Ikan dan lain Sebagainya, hal ini menjadi daya tarik masyarakat umumnya, dan menjadikan para penjual bakso bersemangat dan terus eksis dalam berjualan, di bawah ini adalah inovasi dan kreatifitas yang muncul dari para penjual bakso di nusantara : 3

4. 1. Bakso Super Terbuat dari daging Sapi yang di haluskan kemudian di tambah bumbu sehinggamenjadi bakso yang enak. Uniknya dari bakso ini adalah bentuknya besar dan berisikandaging cincang di tambah urat. 2. Bakso Tahu Kukus Terbuat dari tahu pilihan yang di isi adonan bakso dan di campur sedikit cincanganurat sapi agar lebih lembut dan enak. 3. Bakso Telur 4
5. Terbuat dari daging Sapi yang di haluskan kemudian di tambah bumbu sehinggamenjadi bakso yang enak. Bakso Telur ini beisikan telur rebus matang yang di lapisibakso yang enak 4. Bakso Pangsit Kukus Terbuat dari kulit pangsit yang di isi adonan bakso dan di campur sedikit cincanganurat sapi agar lebih lembut dan enak. 5. Bakso Pentol / Bakso Biasa Terbuat dari daging Sapi yang di haluskan kemudian di tambah bumbu sehinggamenjadi bakso yang enak. Bakso ini tidak berisi alias polos. 6. Bakso Mercon 5
6. Terbuat dari daging Sapi yang di haluskan kemudian di tambah bumbu sehinggamenjadi bakso yang enak. Uniknya bakso ini adalah terdapat daging cincang rasapedas di dalam bakso. Cocok bagi yang suka makanan pedas. 7. Bakso Ayam Bakso Yang terbuat Dari Daging Ayam Yang di Giling Halus Beserta Bumbu BumbuNya. 8. Bakso Ikan Bakso Yang terbuat Dari Olahan Daging Ikan Yang di tumbuk halus dan di buatmenjadi bola bola bakso. 6

7. 9. Bakso Goreng Bakso Ini benar benar berbeda dengan bakso yang lain.seperti bakso pada umumnya bakso ini terbuat dari daging yang diolah menjadi bola bola .tetapi bakso ini disajikan tidak berkuah melainkan di Goreng layak nya Gorengan. 10. Bakso Bakar Penyajian Bakso ini seperti Nya tidak umum.Bakso ini di bakar kemudian di lumuridengan rempah – rempah dan kecap layak nya Ikan Bakar 7
8. 11. BaksoKotak Bakso Yang bener – bener unik ini terbuat dari daging tetapi tidak di bentuk sepertiBola bola melainkan di bentuk persegi panjang layak nya permen yang di bungkus. 12. Bakso Sarang Burung Bakso Yang di sajikan menyerupai Butiran telur puyuh ini sangat unik. .terbuat dariDaging yang di bntuk menyerupai bola tetapi dengan tambahan sayuran sehinggaterlihat seperti Telur puyuh. 8
9. 13. Bakso Tomat terbuat dari Tomat Yang terisi daging bakso bakso ini rasa nya begitu unik. .FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA BAKSO TETAP DI MINATI MASYARAKAT Inovasi tersebut menjadi alasan mengapa makanan Bakso ini tetap di pilih orangmasyarakat luas, dari bebagai makanan yang mulai modern sepertipitza,spageti,makanan Restoran dan lain lain, Masyarakat telah memilih makananbakso ini sebagai makan Favorit, dengan berbagai alasan seperti harganya terjangkau,rasanya gurih dan enak, dan banyak lagi Untuk para penjual Bakso Rata – rata alasan mereka memilih profesi ini karenakeahlian mereka hanya dalam membuat bakso . Mereka ingin mencoba bekerja disuatu tempat , tetapi karena pendidikan mereka saja rata rata hanya sampai SD ,mereka pun tidak bisa mewujudkan impian tersebut Dan rata rata Penjual bakso memiliki penghasilan tidak menentu . Penghasilanmereka kisaran 150.000 sampai 400.000 . Mereka menggunakan penghasilannya untukmemenuhi kebutuhan sehari hari , membayar kontrakan , membeli bahan bahanpembuatan bakso dan lain lain 9
10. BAB IV PENUTUP3.1 Kesimpulan Dari hasil Analisis ini saya pribadi menyimpulkan bahwa Bakso adalah makanan yang di gemari oleh semua kalangan pejabat, pelajar, pegawai bahkan orang luar negri pun sama menyukai bakso,karna makanan tersebut mempunyai nilai ekonomis yang terjangkau, bergizi, halal, dan dapat memuaskan orang orang yang mengemarinya. Dan untuk para penjual bakso berkreasi dan beinovasi tinggi dapat merubaha tingkat pengemar bakso semakin banyak, sehingga perdagangan ini sering kali menjadi bisnis yang mengntungkan bagi semua pihak, orang yang mempunyai usaha dan masyarakat yang menikmati hasilnya.3.2 Saran Saran saya sebagai seorang mahasiswa untuk para pedagang , agar memajukan kembali usaha yang di rintisnya itu . Naikkanlah kualitas produk yang mereka jual , agar kedepannya tidak ada kekecewaan yang timbul dari segenap anggota masyarakat . Dengan begitu penghasilan mereka juga akan bertambah , walaupun tidak signifikan . Penambahan kualitas juga akan memicu banyaknya orang yang akan membeli produk yang mereka jual , karena masyarakat tahu bahwa barang yang akan mereka konsumsi itu baik adanya . 10

kumpulan kata kata mutiara

Mungkin anda kenal dengan Mario Teguh?? ya beliau memang dikenal sebagai Motivator yang sangat Tidak asing lagi Di Indonesia maupun di Asia karena dengan Kata Kata Mutiaranya, Memang saya akui kata kata mutiara ini bisa membuat kita termotivasi setelah kita membacanya dan Juga sebagai penyemangat untuk melangkah lebih jauh.

Kata kata Mutiara ini terdiri dari berbagai Sumber atau kalangan yang karyanya atau sudah terbukti dengan kata kata Mutiaranya, Kata kata Mutiara dibawah ini memang sedikit akan tetapi kalau kita meresapi sebuah makna yang terkandung dibalik kata kata mutiaranya mungkin akan lebih besar maknanya. Okelah jangan Panjang-panjang untuk pendahuluannya, Karena kita sudah tidak sabar untuk merenungi dan mengaplikasikannya Arti makna Kumpulan Kata kata mutiara dibawah ini.


KUMPULAN KATA-KATA MUTIARA UPDATE 2013




Kata-kata Mutiara


Jangan memohon pada Tuhan tuk meringankan cobaan yang ada, berdoalah pada Tuhan tuk memberikanmu kekuatan tuk dapat melaluinya.

Hidup tak selalu seperti yang kamu mau. Hal baik dan buruk terjadi selalu, namun semua itu telah diatur Tuhan, dengan akhir yang indah.
Jangan terlalu pikirkan sendirimu, karena ada seseorang di luar sana yang sedang bertanya-tanya seperti apa rasanya bertemu denganmu.

Jangan tangisi mereka yang meninggalkanmu demi orang lain. Jika mereka cukup bodoh melepasmu, kamu harus cukup pintar melupakannya.
Setiap orang punya masalah. Lebih baik mencari solusi masalahmu dari pada membandingkan masalahmu dengan orang lain.

Kadang kamu bertemu seseorang yang sangat berarti dalam hidupmu hanya tuk menyadari pada akhirnya kamu harus melepaskannya.
Pikirkan apapun yang akan kamu ucapkan. Karena setiap ucapan yang keluar dari mulutmu, tak akan bisa kamu tarik kembali.

Cintai apapun yang ada didunia dengan sewajarnya. Karena apapun yang ada di dunia tak ada yang abadi.
Belajar memahami bahwa tak semua keinginan bisa terpenuhi, barangkali obat terbaik tuk mencegah kecewa dan sakit hati.

Jangan pernah menyepelekan apapun yang telah kamu miliki, karena mungkin yang kamu miliki itu sangat diinginkan oleh orang lain.
Selalu lakukan kebaikan dengan cara terbaik. Karena dengan cara itulah kedamaian akan tercipta.

Ikhlas menerima kesalahan, dan belajar dar setiap kesalahan, karena itu yang akan menjadikanmu kuat dalam menjalani kehidupan.
Lakukan apapun dengan tepat, bukan hanya cepat. Keberhasilan tak bisa dihalangi jika yang kamu lakukan telah tepat.

Hidup tak pernah lepas dari masalah, karena masalah adalah salah satu cara Tuhan menjadikanmu pribadi yg lebih kuat dan dewasa.
Tak ada kata terlambat tuk berubah. Masa lalu hanyalah pendewasaan dirimu. Hidupmu tak ditentukan oleh orang lain tapi kamu!

Ketika kamu jatuh, jangan tetap di bawah. Jatuh bukan berarti kalah, itu hanya berarti kamu harus bangkit dan kembali mencoba.
Jangan salahkan dirimu atas keputusan yg salah. Setiap orang membuatnya. Jadikan mereka pelajaran tuk keputusanmu selanjutnya.

Didalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yg menahan bibirnya, berakal budi.
Menertawakan masalah org lain itu mudah. Menertawakan masalah diri sendiri? Hanya org hebat yg bisa.

Jika kamu membiarkan rasa takut tumbuh lebih besar dari imanmu, maka kamu menghalangi impianmu menjadi kenyataan.
Tak perlu iri pada orang lain. Lihat apa yang kamu miliki sekarang, pikirkan apa yang telah dilakukan tuk dapatkannya. Bersyukurlah.

Hanya karena orang lain berbuat tidak baik kepada kita, bukan berarti kita harus membalasnya dengan cara yang sama.
Membenci hanya merugikan dirimu sendiri, karena sebagian besar orang yg kamu benci tak akan peduli dengan kebencianmu.

Untuk setiap manusia di dunia ini, Tuhan telah memberikan sesuatu yang mulia dan baik ke dalam hatinya. Selalu jaga hatimu.
Jangan berhenti berharap tuk yg terbaik. Persiapkan diri tuk yg terburuk. Dan terima apapun yang Tuhan berikan.

Doaku hari ini: Tuhan, maafkan semua kesalahan yang telah ku lakukan. Berkahilah mereka yang selalu mengingatkanku.
Hidup ini terlalu berharga tuk habiskan waktumu memikirkan dia yang tak memperlakukanmu dengan baik, dan tak pernah menganggapmu ada.

Salah satu hal terbaik dalam hidup adalah melihat senyum di wajah orang tuamu, dan menyadari bahwa kamulah alasannya.
Ketika seseorang berusaha menjauhi hidupmu, biarkanlah. Kepergian dia hanya membuka pintu bagi seseorang yang lebih baik tuk masuk.

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Jika kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yg salah, dan teruslah melangkah.
Jangan membenci mereka yang mengatakan hal buruk tuk menjatuhkanmu, karena merekalah yang buatmu semakin kuat setiap hari.

Terkadang, kamu berpikir seseorang telah berubah tanpa kamu menyadari hal itu terjadi karena dia mulai bersikap dewasa.
Hidup terlalu singkat jika hanya menyesal. Hidup hanya sekali, namun jika digunakan dengan baik, sekali saja cukup!



DMCA Protection on: http://www.lokerseni.web.id/2012/12/katakata-mutiara.html#ixzz2VYvFtrow

contoh makalah kesehatan



Contoh makalah kesehatan dibawah ini bisa anda pakai sebagai bahan referensi dalam membuat tugas karya tulis baik itu yang ditugaskan oleh guru maupun dosen. Jika pada artikel sebelumnya membahas tentang contoh penulisan makalah serta model bentuk makalah Bahasa Indonesia yang baik dan bagus (silahkan cari melalui menu pencarian di sisi kanan situs Poztmo.com), maka kali ini kita menginjak pada materi tentang kesehatan.

Sebenarnya cukup luas cakupan dari materi kesehatan, namun tema pada contoh dibawah membahas tentang kesehatan lingkungan yang memiliki efek atau pengaruh terhadap kondisi kehidupan manusia pada umumnya.

Semoga bermanfaat. Sekali lagi perlu di ingat, contoh makalah kesehatan lingkungan yang dicantumkan dibawah ini adalah sekedar contoh sebagai bahan referensi, sangat tidak baik bagi anda untuk menyalin dan menggandakannya begitu saja untuk memenuhi tugas yang dibebankan. Sangatlah baik untuk mengerjakan tugas anda tersebut dengan hasil tulisan sendiri.






BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penulisan

Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 miliar tahun dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.

1.2 Tujuan Penulisan

a. Memahami pendalaman mengenai pengertian biosfer;

b. Mengetahui pengertian sukesi ekologis;

c. Memberikan gambaran hubungan biosfir dengan kesehatan;

d. Mengetahui bagaimana lingkungan makanan pada manusia;

e. Menjelaskan tentang vektor penyakit dan pengendaliannya.




BAB II
PEMBAHASAN


A. Biosfer

Biosfer adalah lingkungan yang terdiri dari fauna dan flora, terkecuali manusia. Biosfer adalah lapisan tempat tinggal makhluk hidup, terutama flora dan fauna, baik yang ada di darat maupun udara. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) B umi. B umi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 milyar tahun dari 4,5 milyar tahun usia Bumi.

Biosfer berpengaruh terhadap kesehatan dalam dua cara, positif dan negatif. Pengaruh positif, karena didapati elemen yang menguntungkan hidup manusia seperti bahan makanan, sumber daya hayati yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraannya seperti bahan baku untuk papan, pangan, sandang, industry, mikroba, patogen, hewan dan tanaman beracun, hewan berbahaya secara fisik, vector penyakit, dan reservoir penyebab dan penyebaran penyakit.

B. Suksesi Ekologis

Proses perubahan ekosistem dalam kurun waktu tertentu menuju ke arah lingkungan yang lebih teratur dan stabil itulah yang disebut sebagai suksesi. Proses suksesi akan berakhir apabila lingkungan tersebut telah mencapai keadaan yang stabil atau telah mencapai klimaks. Ekosistem yang klimaks dapat dikatakan telah memiliki homeostatis, sehingga mampu mempertahankan kestabilan internalnya.

Faktor yang memengaruhi proses suksesi, yaitu:

Luasnya habitat asal yang mengalami kerusakan;
Jenis-jenis tumbuhan di sekitar ekosistem yang terganggu;
Kecepatan pemencaran biji atau benih dalam ekosistem tersebut;
Iklim, terutama arah dan kecepatan angin yang membawa biji, spora dan benih lain serta curah hujan yang sangat berpengaruh dalam proses perkecambahan;
Jenis substrat baru yang terbentuk.

C. Biosfir dan Kesehatan
Dilihat dari aspek kesehatan, pengaruhnya ada yang langsung dan tidak langsung:

Pengaruh tidak langsung
Secara tidak langsung disebabkan elemen-elemen didalam biosfir yang banyak dimanfaatkan manusia untuk meningkatkan kesejahteraannya. Semakin sejahtera manusia, diharapkan semakin meningkat pula derajat kesehatan dari manusia tersebut. Dalam hal ini biosfir berfungsi sebagai bahan mentah untuk berbagai kegiatan industry seperti kayu, industrI meubel, rotan, obat-obatan, pangan, farmasi, dan lain-lain.

Pengaruh langsung
Pengaruh langsung disebabkan oleh

Manusia itu sendiri membutuhkan energi yang diambil dari makanan yang terdapat pada makanan. Manusia sebagai omnivora yang terdiri dari hewan dan tumbuhan. Makanan yang diproduksi di dunia ini begitu banyak jumlahnya setara dengan jumlah manusia yang ada.permasalahan yang dihadapi oleh manusia bukanlah karena jumlah produksi dari makanan tersebut tetapi jug distribusinya. Tidak semua tanah sama produksinya, demikian pula dengan kemampuan manusia untuk memproduksi tidak sama di seluruh wilayah dunia.oleh karena itu masih banyak di wilayah bumi yang tidak mendapatkan pasokan makanan. Hal ini tentu akan mempengaruhi kebutuhan gizi pada setia manusia yang ada di dunia yang akan mempengaruhi kesehatan masing-masing individu.
Adanya elemen yang langsung yang dapat membahayakan kesehatan secara fisik, misalnya beruang, harimau, skorpio dan lain-lain.
Adanya elemen-elemen mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit(pathogen). Mikroba ini digolongkan kedalamberbagai jenis seperti virus, rickettsia, bakteri, protozoa, fungi, dan metazoan.
Adanya vektor, yakni serangga penyebar penyebab penyakit, dan reservoir agen penyakit . Vektor penyakit yang penting diindonesia adalah nyamuk, lalat, kutu, pinjal, dan tungau. Vektor bersama-sama dengan penderita penyakit dapat merupakan suatu system mekanisme yang memelihara kelestarian suatu penyebab penyakit atu disebut dengan reservoir penyakit.

Lingkungan Makanan
Makanan adalah sumber energi satu-satunya bagi manusia. Karena jumlah penduduk makin berkembang, maka jumlah produksi makanan juga terus bertambah memenuhi kebutuhan asupan makanan manusia. Tapi yang menjadi masalah adalah permasalahan yang diakibatkan oleh kualitas dan kuantitas bahan pangan.

Dari segi kualitas, baik kelebihan maupunkekurangan asupan makanan akan menyebabkan kelainan gizi. Penyakit yang berhubungan dengan kegemukan yang disebbkan oleh jumlah asupan makanan yang berlebihan, selain itu kualitas dari makanan yang tidak seimbang. Demikian pula dengan penderita kekurangan gizi, dimana penderita kekurangan asupan makanan dan kualitas makanan juga tidak terpenuhi. Di Indonesia penyakit kekurangan gizi biasanya diderita oleh anak-anak.

Gizi
Kekurangan gizi dipengaruhi oleh:

pengetahuan masyarakat tentang gizi yang kurang, berbagai kepercayaan tentang makanan sehingga anak-anak tidak mendapatkan makanan yang bergizi.

Kontaminasi makanan dan minuman bayi akibat dari lingkungan yang tidak sehat, sehingga bayi menderita penyakit bawaaan makanan yang mengakibatkan pertumbuhananak terganggu.
Prioritas hidup lainnya selain makanan bergizi, misalnya membeli dan memiliki brang elektronik atu kendaraan bermotor. Apabila kekurangan gizi pada anak tidak ditangani secara baik maka akan mengakibatkan anak akan menderita komplikasi pada organ tubuhnya, bahkan dapat menyebabkan kematian.
Kontaminasi Makanan
Makanan dapat terkontaminasi oleh berbagai racun yang berasal dari tanah, air, udara,
manusia dan vector. Zat racun yang terdapat pada udara, tanah, air termasuk racun yang tidak dapat diuraikan. Sehingga apabila dikonsumsi oleh biota dalm taraf trofis yang lebih tinggi maka konsentrasi racun pada masing masing biota pengonsumsi juga akan makin meningkat. Zat racun pengkontaminasi makanan semakin banyak wujud dan bentuknya hal ini disebabkan oleh hasil sampingan dari pertanian, peternakan, pengawetan makanan, dll. Berbagai insectisida yang digunakan dalam proses pertanian akan terkonsentrasi dalam biota rantai makanan sehingga apabila sampai pada manusia akan mengakibatkan akumulasi konsentrasi zat racun yang tinggi. Makanan juga dapat terkontaminasi oleh mikroba beberapa contoh mikroba yang dapat membuat racun baik antara lain: salmonella, staphylococcus, Clostridium, bacillus cocovenans, dll
Penyakit Bawaan Makanan
Penyakit bawaan makanan tidak dapat dipisahkan secara nyata dari penyakit bawaan air. Penyakit bawaan makanan adalah penyakit umum yang diderita sesesorang akibat mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi oleh pathogen misalnya virus, bakteri, protozoa, metazoan, dll.

Makanan dapat terkontaminasi oleh beberapa hal:

Pengolahan makanan yang tidak steril;
Terkontaminasinya makanan dari hewan peliharaan;
Dapur, alat masak makanan yang kotor;
Makanan yang sudah jatuh, tapi tetap saja dimakan;
Makanan yang disimpan tampa tutup, sehingga terkonntaminsi oleh lalat, tikus, dl;
Makanan mentah dan masak disimpan bersama;
Makanan yang dicuci dengan air kotor;
Makanan yang terkontaminasi oleh hewan yang berkeliaran disekitar;
Sayuran dan buah-buahan yang ditanam pada tanah yang terkontaminasi;
Pasar yang kotor, banyak insektisida, dan sebagainya.Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan cara:

Pemilihan bahan baku yang sehat, tidak busuk, warna yang segar;
Penyimpanan dilakukan jangan sampai terkena srangga, tikus, atau jangan sampai membusuk;
Pengolahan makanan yang higienis serta prosesnya dapat mematikan penyebab penyakit dan peralatan masak yang bersih;
Pengolah makanan bukan carrier penyakit dn tidak sakit;
Penyajian makanan tidak terkena lalat , debu, dll;
Penyaji makanan harus mendapat surat eterangan sehat;
Penyimpanan maanan matag jangan sampai terkontaminasi dan membusuk.


E. Pengendalian Vektor Penyakit
Vektor penyakit adalah serangga penyebar penyakit atau antrophoda.

Jenis-jenis vektor penyakit:
Sebagian dari Arthropoda dapat bertindak sebagai vektor, yang mempunyai ciri-ciri kakinya beruas-ruas, dan merupakan salah satu phylum yang terbesar jumlahnya karena hampir meliputi 75% dari seluruh jumlah binatang.

Arthropoda yang dibagi menjadi 4 kelas :

Kelas crustacea (berkaki 10): misalnya udang;
Kelas Myriapoda : misalnya binatang berkaki seribu;
Kelas Arachinodea (berkaki 8) : misalnya Tungau;
Kelas hexapoda (berkaki 6) : misalnya nyamuk.Dari kelas hexapoda dibagi menjadi 12 ordo, antara lain ordo yang perlu diperhatikan dalam pengendalian adalah :

Ordo Dipthera yaitu nyamuk dan lalat
Nyamuk anopheles sebagai vektor malaria;
Nyamuk aedes sebagai vektor penyakit demam berdarah;
Lalat tse-tse sebagai vektor penyakit tidur.
Ordo Siphonaptera yaitu pinjalPinjal tikus sebagai vektor penyakit pest.

Ordo Anophera yaitu kutu kepalaKutu kepala sebagai vektor penyakit demam bolak-balik dan typhus exantyematicus.

Selain vektor diatas, terdapat ordo dari kelas hexapoda yang bertindak sebagai binatang pengganggu antara lain:

Ordo hemiptera, contoh kutu busuk;
Ordo isoptera, contoh rayap;
Ordo orthoptera, contoh belalang;
Ordo coleoptera, contoh kecoak.
No Arthropoda Penyakit Bawaan
1. Nyamuk Merupakan vektor dari penyakit Malaria, Filaria, Demam kuning Demam berdarah, Penyakit otak, demam haemorhagic
2. Lalat Merupakan vektor dari penyakit tipus dan demam paratipus, diare, disentri, kolera, gastro-enteritis, amoebiasis, penyakit lumpuh, conjunctivitis, anthrax
3. Lalat Pasir Merupakan vektor penyakit leishmaniasis, demam papataci dan bartonellosisi, Leishmania donovani,
4. Lalat Hitam Merupakan vektor penyakit Oncheocerciasis
5. Lalat tse2 Merupakan vektor dari penyakit tidur
6. Kutu Merupakan vektor dari penyakit tipus mewabah, relapsing demam, parit
7. Pinjal penyakit sampar, endemic typhus
8. Sengkenit Penyakit Rickettsia (Rickettsia Rickettsii)
9. Tungau penyakit tsutsugamushi atau scrub typhus yang disebabkan oleh Rickettsia tsutsugamushi,

Pengendalian Vektor Penyakita) Pengendalian Vektor Terpadu (PVT)

Pengendalian vektor dilakukan dengan memakai metode pengendalian vektor terpadu yang merupakan suatu pendekatan yang menggunakan kombinasi beberapa metoda pengendalian vektor yang dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan, rasionalitas, efektifitas pelaksanaannya serta dengan mempertimbangkan kesinambungannya.

Keunggulan Pengendalian Vektor Terpadu (PVT) adalah:


Dapat meningkatkan keefektifan dan efisiensi sebagai metode atau cara pengendalian;
Dapat meningkatkan program pengendalian terhadap lebih dari satu penyakit tular vector;
Melalui kerjasama lintas sector hasil yang dicapai lebih optimal dan saling menguntungkan.
Prinsip-prinsip PVT meliputi:

Pengendalian vektor harus berdasarkan data tentang bioekologi vektor setempat, dinamika penularan penyakit, ekosistem dan prilaku masyarakat yang bersifat spesifik local( evidence based);
Pengendalian vektor dilakukan dengan partisipasi aktif berbagai sector dan program terkait, LSM, Organisasi profesi, dunia usaha /swasta serta masyarakat;
Pengendalian vektor dilakukan dengan meningkatkan penggunaan metoda non kimia dan menggunakan pestisida secara rasional serta bijaksana;
Pertimbangan vektor harus mempertimbangkan kaidah ekologi dan prinsip ekonomi yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.Beberapa metode pengendalian vektor sebagai berikut:

Metode pengendalian fisik dan mekanik adalah upaya-upaya untuk mencegah, mengurangi, menghilangkan habitat perkembangbiakan dan populasi vektor secara fisik dan mekanik. Contohnya:
modifikasi dan manipulasi lingkungan tempat perindukan (3M, pembersihan lumut, penenman bakau, pengeringan, pengalihan/ drainase, dll)
Pemasangan kelambu
Memakai baju lengan panjang
Penggunaan hewan sebagai umpan nyamuk (cattle barrier)
Pemasangan kawat
Metode pengendalian dengan menggunakan agen biotik
- predator pemakan jentik (ikan, mina padi,dll)
- Bakteri, virus, fungi
- Manipulasi gen ( penggunaan jantan mandul,dll)

Metode pengendalian secara kimia
- Surface spray (IRS)
- Kelambu berinsektisida&nbsp
- larvasidaAdapun prinsip dasar dalam pengendalian vektor yang dapat dijadikan sebagai pegangan sebagai berikut : 1. Pengendalian vektor harus menerapkan bermacam-macam cara pengendalian agar vektor tetap berada di bawah garis batas yang tidak merugikan/ membahayakan; 2. Pengendalian vektor tidak menimbulkan kerusakan atau gangguan ekologi terhadap tata lingkungan hidup. b) Pengendalian secara alamiah (naturalistic control) yaitu dengan memanfaatkan kondisi alam yang dapat mempengaruhi kehidupan vector. Ini dapat dilakukan dalam jangka waktu yang lama c) Pengendalian terapan (applied control) yaitu dengan memberikan perlindungan bagi kesehatan manusia dari gangguan vektor. Ini hanya dapat dilakukan sementara. a. Upaya peningkatan sanitasi lingkungan (environmental sanitation improvement); b. Pengendalian secara fisik-mekanik (physical-mechanical control) yaitu dengan modifikasi/manipulasi lingkungan; c. Pengendalian secara biologis (biological control) yaitu dengan memanfaatkan musuh alamiah atau pemangsa/predator, fertilisasi; d. Pengendalian dengan pendekatan per-UU (legal control) yaitu dengan karantina; e. Pengendalian dengan menggunakan bahan kimia (chemical control). Contoh studi kasus:
Kelaparan di Somalia"Kelaparan hasil dari kombinasi" kegagalan triple ":. Produksi, akses, dan respon" Pengumuman PBB kelaparan di Somalia merupakan sebuah wake-up call untuk skala bencana ini, dan bangun-up call untuk solusi yang diperlukan untuk membatasi kematian-dari-kelaparan sekarang dan di masa depan. Kelaparan adalah "kegagalan triple" dari (1) produksi pangan, (2) kemampuan orang untuk mengakses makanan dan, akhirnya, dan yang paling krusial (3) dalam respon politik oleh pemerintah dan donor internasional. Gagal panen dan kemiskinan membuat orang rentan terhadap kelaparan - tetapi kelaparan hanya terjadi dengan kegagalan politik. Di Somalia tahun kekerasan internal dan konflik telah sangat signifikan dalam menciptakan kondisi untuk kelaparan. PBB menggunakan skala lima-langkah, yang disebut Ketahanan Pangan Terpadu Tahap Klasifikasi (IPC), dikembangkan dengan LSM, termasuk Oxfam, untuk menilai ketahanan pangan suatu negara. Tahap 5 - "kelaparan / bencana kemanusiaan" - mensyaratkan bahwa lebih dari dua orang per 10.000 meninggal setiap hari, tingkat malnutrisi akut di atas 30 persen, semua ternak sudah mati, dan ada kurang dari 2.100 kilokalori makanan dan 4 liter air yang tersedia per orang per hari. Pada bulan Oktober 2009 Oxfam menerbitkan sebuah makalah tentang Ethiopia dan daerah tetangga bertanya mengakui "apa yang dapat dilakukan untuk mencegah kekeringan berikutnya dari menjadi bencana?" Bantuan pangan menyelamatkan nyawa tetapi itu tidak efektif dan tidak saja membantu orang untuk menahan dampak berikutnya. Penyebab kelaparan Kelaparan akibat dari "kegagalan tiga" Kombinasi:
Produksi Kegagalan: Di Somalia, kekeringan dua tahun - yang fenomenal di sekarang menjadi tahun terkering dalam 60 terakhir - telah menyebabkan inflasi rekor makanan, terutama di harapan panen berikutnya menjadi 50% dari normal. Somalia sudah memiliki tingkat kekurangan gizi dan kematian prematur begitu tinggi untuk berada dalam keadaan "normal" darurat permanen. Hal ini berlaku juga dalam saku di seluruh wilayah.
Kegagalan akses: Kekeringan telah membunuh aset perdana penggembala 'hewan ternak (sampai 90% kematian hewan di beberapa daerah), pemotongan lanjut daya beli mereka. Selain itu, konflik internal yang parah Somalia telah membuat perkembangan hampir mustahil untuk mencapai dan data sulit untuk mengakses kedua akurat dan kredibel.
Respon gagal: Mendasari semuanya telah ketidakmampuan pemerintah Somalia dan para donor untuk mengatasi kemiskinan kronis negara itu, yang telah terpinggirkan dan rentan fundamental melemahkan kemampuan mereka untuk mengatasi. Sudah ada kurangnya investasi dalam pelayanan sosial dan infrastruktur dasar dan kurangnya pemerintahan yang baik. Sementara donor telah bereaksi terlambat dan terlalu hati-hati. Tanggapan donor internasional untuk keseluruhan krisis kemanusiaan telah lambat dan tidak memadai. Menurut angka PBB, $ 1 miliar diperlukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Sejauh donor telah berkomitmen kurang dari $ 200m, meninggalkan lubang $ 800.000.000 hitam .Bagaimana situasi ini dibandingkan dengan krisis pangan saat ini di bagian lain dunia? Kelaparan ini merupakan situasi rawan pangan yang paling serius di dunia saat ini baik dari segi skala dan tingkat keparahan. Ini adalah kelaparan resmi-dinyatakan pertama di Afrika sejauh abad ini, pada saat bencana kelaparan telah diberantas di tempat lain. Apa yang perlu dilakukan? Abad 21 adalah pertama kalinya dalam sejarah manusia bahwa kita memiliki kemampuan untuk memberantas kelaparan. Untuk melakukannya, kita harus mengatasi masalah mendasar:
Solusi produksi: Kita harus mempercepat investasi dalam produksi pangan di Afrika. Ada daerah di Afrika kita tahu selalu menghadapi kekurangan pangan yang kronis, di mana bahkan kerlip kecil di panen dapat memiliki konsekuensi yang mengerikan. Kita perlu lebih banyak dukungan untuk petani kecil dan penggembala (misalnya hardier tanaman, input lebih murah, manajemen risiko bencana).
Solusi akses: Kita harus mengurangi kemiskinan pedesaan Afrika. Lebih bantuan dan investasi ke anggaran infrastruktur fisik (jalan, komunikasi dll) dan memungkinkan intervensi publik untuk mengoreksi kegagalan pasar sampai pasar yang kuat (misalnya cadangan biji-bijian untuk menghentikan volatilitas harga).
Solusi Respon: Kita perlu menjauh dari bantuan discretionary untuk misalnya jaminan perlindungan sosial seperti bantuan sosial kepada rumah tangga miskin untuk mengakses makanan sepanjang tahun dan asuransi, sehingga dukungan yang dapat dipicu secara otomatis di saat krisis. Dalam beberapa konteks transfer tunai dapat lebih tepat daripada bantuan pangan, di mana ketersediaan pangan tidak menjadi masalah.Bantuan darurat sangat penting sekarang, tapi kita juga perlu bertanya mengapa hal ini terjadi, dan bagaimana kita bisa menghentikan itu pernah terjadi lagi. Tanda-tanda peringatan telah terlihat selama berbulan-bulan, dan dunia telah lambat untuk bertindak. Jauh lebih besar investasi jangka panjang diperlukan dalam produksi pangan dan pengembangan dasar untuk membantu orang mengatasi hujan yang buruk dan memastikan bahwa ini adalah bencana kelaparan terakhir di wilayah tersebut.



BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil yaitu biosfer memiliki keanekaragaman serta pengaruhnya terhadap kesehatan manusia, baik positif maupun negatif. Hal ini dapat dilihat dari berbagai macam kontaminasi, vektor penyakit, dan bagaimana cara untuk menanggulanginya. Selain itu diperlukan kesadaran berbagai pihak untuk mewujudkan lingkungan yang dapat menunjang keseimbangan biosfer.

3.2 Saran Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan yang maha esa diharapkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap lingkungan tanpa menimbulkan dampak negatif.


DAFTAR PUSTAKA
Soemirat Slamet, Juli. 1994. Kesehatan Lingkungan. Bandung : ITB.
Kirniwardoyo, Santio. 1992. Pengamatan dan pemberatasan vektor malaria, sanitas. Jakarta: Puslitbang Kesehatan Depkes Rl.
Anonymous A. Suksesi ekologi. http://biosejati.wordpress.com/tag/suksesi-ekologi/. Tanggal akses: 27 Oktober 2012.
Nurmaini. 2001. Identifikasi ,Vektor dan Binatang Pengganggu serta Pengendalian Anopheles Aconitus secara Sederhana. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/21913/4/Chapter%20II.pdf. Tanggal akses: 28 Oktober 2012.

- See more at: http://www.poztmo.com/2013/02/contoh-makalah-kesehatan.html#sthash.rOlpcMgH.dpuf

tips tips agar tampil lebih percaya diri



Tips Agar Tampil Lebih Percaya Diri - Tips agar lebih percaya diri ini dibuat untuk teman teman yang kurang percaya diri alias kurang PD. Sering kali mereka, kamu, dan termasuk saya sendiri memiliki rasa rendah diri yang menyebabkan rasa takut dan malu entah itu menyampaikan sesuatu seperti berpidato, wawancara atau bahkan malu bergaul dan bertemu sesorang.

Memiliki kepercayaan diri memang alangkah lebih baik dibanding kurang percaya diri. Dengan percaya diri maka kita akan merasa lebih tenang menghadapi apapun sehingga lebih mudah untuk menguasai berbagai hal termasuk menghadapi permasalahan dengan tenang. Dengan percaya diri, orang mampu melihat hal hal yang postitif tanpa menjadikan kelemahannya sebagai penghalang untuk lebih sukses. Disinilah kita butuh tips agar lebih percaya diri.

Lalu bagimana tips agar lebih percaya diri sehingga kita berani bergaul, berani tampil, mampu menyelesaikan masalah, memahami potensi dan kemampuan yang kita miliki untuk menjadi orang yang sukses. Berikut adalah beberapa tips agar tampil percaya diri yang mungkin bisa membangun rasa percaya diri teman teman sekalian.

Tips agar selalu tampil percaya diri

Menghargai diri sendiri dan orang lain, karena setiap manusia punya kelebihannya sendiri sendiri
Selalu berpikir positif terhadap apa yang ada pada diri kamu dan tanamkan keyakinan bahwa kamu lebih baik dari apa yang kamu pikirkan
Selalu memberi afirmasi postif kepada diri kamu dengan demikian akan merangsang conscious mind (pikiran sadar) dan sub-conscious mind (pikiran bawah sadar) yang mampu meningkatkan keyakinan kamu dalam melakukan tindakan
Cari dan temukan lingkungan yang dapat membantu percaya diri kamu berkembang dengan memperbanyak membaca buku-buku positif ataupun buku tentang motivasi dan bergaullah dengan orang-orang yang positif
Tentukan arah dan tujuan hidup kamu dengan membuat goal-goal kecil yang akan mengantarkan kamu mencapai tujuan karena sebuah goal besar merupakan rangkaian dari goal-goal kecil yang kamu capai
Jangan menunda untuk melakukan tindakan karena dengan tindakan akan membuat keyakinan semakin kuat
Jangan takut dan sikapilah kegagalan dengan bijaksana karena tidak menjadi masalah seberapa sering kamu gagal yang penting seberapa sering kamu bangkit dari kegagalan

Itulah beberapa Tips Agar Tampil Lebih Percaya Diri sehingga semua hal yang menjadi penghalang menjadi lebih mudah untuk melewatinya. Salam sukses dan terima kasih atas kunjungannya.

contoh makalah pertanian


PARADIGMA PEMASARAN  DAN PERMSALAHANYA
DALAM PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN
DENGAN SISTEM INFORMASI CYBER EXTENSION
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah
Sistem Informasi
Prof, Dr. Ir. Kundang Boro Seminar,
1. Joko Heriyadi
2. Syafriman
3. Andi Tenri Abeng
4. Meijana Irawan Sukarja
5. Deni Ahmad Hidayat
6. Heru Hermanto
7. Nono Sukirno
Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension
PARADIGMA PEMASARAN DAN PERMASALAHANYA
DALAM PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN
DENGAN SISTEM INFORMASI CYBER EXTENSION
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah
Sistem Informasi Manajemen (SIM)
Dosen :
Prof, Dr. Ir. Kundang Boro Seminar, MSc
Disusun Oleh :
Kelompok 1(EK – 9 / BPN)
Joko Heriyadi P056101753.9EK
Syafriman P056101893.9EK
Andi Tenri Abeng P056101653.9EK
Meijana Irawan Sukarja P056101803.9EK
Deni Ahmad Hidayat P056101663.9EK
Heru Hermanto P056101733.9EK
Nono Sukirno P056101823.9EK
2011
Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 1
PARADIGMA PEMASARAN DAN PERMASALAHANYA
DALAM PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN
DENGAN SISTEM INFORMASI CYBER EXTENSIONSistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 1
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN ........................................................................... 1
1.1 Latar Belakang .................................................................................... 1
1.2 Perumusan Masalah ............................................................................ 1
BAB II PEMBAHASAN ............................................................................. 6
2.1 Macam-Macam Strategi Pemasaran ..................................................... 6
2.2 Penyuluhan Pertanian ......................................................................... 8
BAB III HASIL YANG DIHARAPKAN .................................................. 10
3.1 Konsep Dasar Komunikasi dalam Cyber Extension ............................. 10
3.2 Inovasi Pertanian ................................................................................ 10
3.3 Karekteristik Elemen Sistem Jaringan Informasi Inovasi Pertanian ..... 11
3.4 Sistem Kerja Cyber Extension ............................................................ 12
3.5 Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang Sistem Jaringan Komunikasi
Informasi Cyber Extension .................................................................. 16
3.6 Pelaku Jaringan Komunikasi Informasi Inovasi Pertanian ................... 16
3.7 Penguatan Sistem Jaringan Komunikasi Informasi Inovasi
Pertanian Melalui Implementasi Cyber Extension ................................ 17
BAB IV PENUTUP .................................................................................... 18
4.1 Kesimpulan ......................................................................................... 18
4.2 Saran .................................................................................................. 19
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 20
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Karakteristik Sistem ..................................................................... 12
Gambar 2 Website Pertanian ......................................................................... 14
Gambar 3 Model UPIPK ideal P4MI ............................................................. 15
Gambar 4 Sistem Jaringan Komunikasi Inovasi Pertanaian ........................... 17 Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Salah satu paradigma pemasaran akhir-akhir ini yang cukup populer
adalah pemasaran produk pertanian tidak berpihak pada petani produsen
terutama petani produsen dengan lahan pertanian yang relatif sempit/terbatas.
Petani produsen dengan lahan pertanian yang sempit dan didirikan
denga cara-cara bertani tradisional pada umumnya proses produksinya tidak
efisien dan bahkan mengganggu biaya produksi pertaniannya hanya
diperhitungkan dari biaya-biaya produksi yang riil dikeluarkan sehingga
biaya-biaya yang tidak keluar akan secara nyata dianggap bukan faktor
produksi sehingga terus dipergunakan dalam proses biaya produksi. Biasanya
yang diperhitungkan hanya tenaga kerja yang diambil dari luar keluarganya
sehingga secara nyata diperlukan biaya untuk tenaga kerja tersebut contoh
buruh tani yang digunakan sehinnga petani produsen betul-betul secara nyata
mengeluarkan biaya yang berupa upah sedangkan tenaga sendiri dan
keluarganya sering tidak diperhitungkan.
Akibat dari hal tersebut diatas biaya tenaga kerja sendiri/keluarganya
tersebut diperhitungkan sebagai keuntungan yang diperoleh. Ciri-ciri dari
petani produsen yang tradisional yaitu tidak adanya pengetahuan tentang pasar
sebagai tempat bertemu produsen dan konsumen termasuk harga pasar,
permintaan dan penawaran, sehingga para petani produsen hanya dapat
menerima harga pasar yang pada umumnya ditentukan oleh para pedagang
perantara sebagai akibat ketidaktahuan / tidak adanya informasi mengenai
pasar pada tingkat petani produsen.
Sebagai akibat lebih lanjut dari keadaan tersebut diatas maka margin
harga ditingkat produsen dan di pasar lebih besar diperoleh para pedagang
perantara bahkan kadang-kadang produsen hanya memperoleh pendapatan
yang berupa biaya produksi tanpa keuntungan.
1.2 Perumusan Masalah
Pembangunan pertanian akan terbentur apabila petani-petani kecil itu
tidak memiliki kesempatan untuk membeli barang; apabila input-input
pertanian, baik yang modern maupun yang tradisional kurang persediaannya;
dan apabila informasi-informasi yang tepat mengenai tanaman baru, harga
pasar, atau teknik baru tidak bisa diperoleh. Permasalahan pembangunan
pertanian lebih dominan disebabkan oleh lemahnya pembangunan sosial.
Faktor sosial (modal sosial) dan kelembagaan sebagai basis kristalisasi nilai
tidak ditangani secara baik. Kelembagaan pada tingkat mikro (kelompok tani)
yang merupakan basis berkembangnya modal sosial dari bawah, sehingga
perlu diperkuat karena berpotensi menjadi bahan bakar pembangunan sosial
dan ekonomi di pedesaan. Berkaitan dengan pelaksanaan otonomi daerah Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 2
maka lembaga pembangunan pertanian yang berinduk pada lembaga sektor
nasional harus menyesuaikan rencana dan strategi pembangunan sektor ke
dalam pola pikir dan tujuan pembangunan daerah. Keragaman potensi
sumberdaya alam, sumberdaya manusia, sosial budaya dan iklim
pembangunan daerah membuka peluang bagi lembaga pembangunan pertanian
untuk lebih kreatif untuk mengembangan strategi pendekatan yang bersifat
spesifik lokalita dan berkelanjutan. Keberhasilan pembangunan ekonomi di
pedesaan tidak terlepas dari sinkronisasi kebijakan pembangunan pertanian di
tingkat nasional, regional dan daerah. Pembangunan sektor pertanian tidak
bisa dilakukan secara otonom karena mempunyai keterkaitan dengan sub
sektor dan sektor-sektor lain dan sejauh ini masih memerlukan dukungan dan
jaringan kerjasama dari berbagai sektor.
Paradigma modernisaisi pertanian yang bertujuan merubah sektor
pertanian tradisional menjadi sektor pertanian modern yang dikenal dengan
“revolusi hijau” telah mampu meningkatkan produksi pertanian khususnya
pertanian tanaman pangan (padi) juga diikuti dengan munculnya berbagai
masalah generasi kedua, seperti:
a. Rentannya sistem pertanian pangan di Negara-negara sedang berkembang
terhadap serangan hama penyakit;
b. Ketergantungan petani pada input-input modern (pupuk kimiawi,
pestisidan dan herbisida);
c. Masalah sosial (perbedaan antara petani kaya dan petani miskin) yang
disebabkan oleh adanya perubahan dalam berbagai situasi tradisional yang
semula berperan dalam mekanisme pemerataan; dan
d. Berkembangnya ekonomi uang di daerah pedesaan.
e. Permasalahan-permasalahan pembangunan pertanian masih dapat
dianalisis lebih rinci mengenai faktor-faktor penyababnya :
1. Meningkatnya serangan hama penyakit pada tanaman pangan
disebabkan oleh meningkatnya penggunaan teknologi pertanian
modern,
2. Ketergantungan petani pada input-input modern disebabkan oleh
orientasi peningkatan produksi sebagai tolok ukur keberhasilan
pembangunan pertanian tanpa mempertimbangkan dampak-dampak
negattif terhadap penerapan teknologi modern.
3. Meningkatnya stratafikasi sosial di pedesaan seperti adanya perbedaan
petani kaya dan petani miskin atau adanya golongan petani berperilaku
rasional (rational behavior) dan golongan petani yang mementingkan
diri sendiri (self interested) disebabkan oleh perbedaan
pemilikan/penguasaan lahan pertanian yang berakibat pada
meningkatnya kemiskinan,
4. Berkembangkannya ekonomi uang di pedesaan tidak diimbangi oleh
pengembangan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada kelembagaan
sosial pedesaan. Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 3
Permasalahan lain dalam pelaksanaan pembangunan berorientasi
peningkatan produksi adalah tidak diikuti dengan pengembangan teknologi
sosial seperti pengembangan kelembagaan pedesaan yang berbasis agribisnis
serta mengabaikan faktor-faktor sosial budaya dan kekuatan sumberdaya
lokal, sehingga mengakibatkan pembangunan pertanian tidak berkelanjutan.
Keberhasilan agribisnis di sektor pertanian sangat ditentukan oleh kekuatan
modal sosial melalui jaringan-jaringan (networks), saling kepercayaan (trust)
dan norma (norms). Tidak berjalannya kegiatan agribisnis di pedesaan
disebabkan oleh rusaknya modal sosial karena perilaku negatif yang dilakukan
oleh beberapa individu.
Sistem pemasaran pertanian merupakan satu kesatuan urutan lembagalembaga pemasaran. Tugasnya melakukan fungsi-fungsi pemasaran untuk
memperlancar aliran produk pertanian dari produsen awal ke tangan
konsumen akhir. Begitu pula sebaliknya memperlancar aliran uang, nilai
produk yang tercipta oleh kegiatan produktif yang dilakukan oleh lembagalembaga pemasaran, baik dari tangan konsumen akhir ke tangan produsen
awal dalam suatu sistem komoditas
Sistem pemasaran pertanian mencakup banyak lembaga, baik yang
berorientasi laba maupun nirlaba, baik yang terlibat dan terkait secara
langsung maupun yang tidak terlibat atau terkait langsung dengan operasi
sistem pemasaran pertanian. Sistem pemasaran yang kompleks tersebut
diharapkan dapat memainkan peranan penting dalam upaya memaksimalkan
tingkat konsumsi kepuasan konsumen, pilihan konsumen, dan mutu hidup
masyarakat.
Dalam pengembangan sektor pertanian ke depan masih ditemui beberapa
kendala, terutama dalam pengembangan sistem pertanian yang berbasiskan
agribisnis dan agroindustri.1
Kendala yang dihadapi dalam pengembangan
pertanian khususnya petani skala kecil, antara lain :
a. Lemahnya struktur permodalan dan akses terhadap sumber permodalan.
b. Ketersediaan lahan dan masalah kesuburan tanah.
c. Pengadaan dan penyaluran sarana produksi.
d. Terbatasnya kemampuan dalam penguasaan teknologi.
e. Lemahnya organisasi dan manajemen usaha tani.
f. Kurangnya kuantitas dan kualitas sumberdaya manusia untuk sektor
agribisnis.
Masalah utama yang dihadapi pada pemasaran produk pertanian meliputi,
antara lain:
1. Kesinambungan produksi
Salah satu penyebab timbulnya berbagai masalah pemasaran hasil
petanian berhubungan dengan sifat dan ciri khas produk pertanian, yaitu:
1
Almasdi Syahza, (2001a). Kajian sosial ekonomi usahatani tanaman pangan dan hortikultura
di kabupaten Pelalawan Propinsi Riau, Pangkalan Kerinci, BAPPEDA Kabupaten Pelalawan, Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 4
a. Volume produksi yang kecil karena diusahakan dengan skala usaha
kecil (small scale farming).
b. Produksi bersifat musiman sehingga hanya tersedia pada waktuwaktu tertentu.
c. Lokasi usaha tani yang terpencar-pencar sehingga menyulitkan
dalam proses pengumpulan produksi.
d. Sifat produk pertanian yang mudah rusak, berat dan memerlukan
banyak tempat.
2. Kurang memadainya pasar
Kurang memadainya pasar yang dimaksud berhubungan dengan cara
penetapan harga dan pembayaran. Ada tiga cara penetapan harga jual
produk pertanian yaitu: sesuai dengan harga yang berlaku; tawarmenawar; dan borongan.
3. Panjangnya saluran pemasaran
Panjangnya saluran pemasaran menyebabkan besarnya biaya yang
dikeluarkan (marjin pemasaran yang tinggi) serta ada bagian yang
dikeluarkan sebagai keuntungan pedagang.
4. Rendahnya kemampuan tawar-menawar
Kemampuan petani dalam penawaran produk yang dihasilkan masih
terbatas karena keterbatasan modal yang dimiliki, sehingga ada
kecenderungan produk-produk yang dihasilkan dijual dengan harga yang
rendah. Berdasarkan keadaan tersebut, maka yang meraih keuntungan
besar pada umumnya adalah pihak pedagang. Keterbatasan modal
tersebut berhubungan dengan:
a. Sikap mental petani yang suka mendapatkan pinjaman kepada
tengkulak dan pedagang perantara.
b. Fasilitas perkreditan yang disediakan pemerintah belum dapat
dimanfaatkan secara optimal.
5. Berfluktuasinya harga
Harga produksi hasil pertanian yang selalu berfluktuasi tergantung dari
perubahan yang terjadi pada permintaan dan penawaran. Naik turunnya
harga dapat terjadi dalam jangka pendek yaitu per bulan, per minggu
bahkan per hari atau dapat pula terjadi dalam jangka panjang.
6. Kurang tersedianya informasi pasar
Informasi pasar merupakan faktor yang menentukan apa yang diproduksi,
di mana, mengapa, bagaimana dan untuk siapa produk dijual dengan
keuntungan terbaik.
7. Kurang jelasnya jaringan pemasaran
Produsen dan/atau pedagang dari daerah sulit untuk menembus jaringan
pemasaran yang ada di daerah lain karena pihak-pihak yang terlibat
dalam jaringan pemasaran tersebut dan tempat kegiatan berlangsung
tidak diketahui. Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 5
8. Rendahnya kualitas produksi
Rendahnya kualitas produk yang dihasilkan karena penanganan yang
dilakukan belum intensif. Masalah mutu ini timbul karena penanganan
kegiatan mulai dari pra panen sampai dengan panen yang belum
dilakukan dengan baik.
9. Rendahnya kualitas sumberdaya manusia
Masalah pemasaran yang tak kalah pentingnya adalah rendahnya mutu
sumberdaya manusia, khususnya di daerah pedesaan. Rendahnya kualitas
sumberdaya manusia ini tidak pula didukung oleh fasilitas pelatihan yang
memadai, sehingga penanganan produk mulai dari pra panen sampai ke
pasca panen dan pemasaran tidak dilakukan dengan baik.2
2
Ibid hal 5 Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 6
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Macam-Macam Strategi Pemasaran
Permasalahan nyata yang ada pada pertanian kita saat ini adalah
masalah pemasaran produk pertanian yang menyebabkan sektor pertanian kita
kurang berkembang, dan bila sistem pemasaran kita tidak diperbaiki secepat
mungkin, maka pertanian berkelanjutan akan sulit diwujudkan hal ini
dikarenakan semakin berkurangnya minat masyarakat terhadap bidang
pertanian. Pemasaran sendiri memiliki tiga komponen utama fungsi, yaitu:
1. Bauran pemasaran adalah elemen internal atau unsur penting yang
disusun dalam program pemasaran organisasi
2. Kekuatan Pasar adalah peluang atau ancaman dari luar yang
berinteraksidengan operasi pemasaran organisasi.
3. Proses Penyesuaian adalah proses strategis dan manajerial dimana
bauran pemasaran kebutuhan internal sesuai dengan kekuatan pasar.
Program pemasaran menjadi karakteristik proses penyesuaian dan hal
tersebut penting dalam konteks jasa. Analisa terhadap peluang atau
kesempatan pemasaran dilakukan dengan :
1. Mencari informasi tentang pasar konsumen maupun pasar bisnis,
informasitentang kondisi pesaing.
2. Melakukan segmentasi pasar dan memilih pasar sasaran.
Pembuatan strategi pemasaran merupakan penerapan strategi
diferensiasi untuk pasar sasaran yang dipilihnya. Dalam
merencanakan pemasaran ditetapkan besarnya biaya pemasaran, bauran
pemasaran perlu dilakukan agar terjadi kesesuaian antara strategi pemasaran
yang ada dengan penerapannya.3
Strategi pemasaran adalah logika pemasaran
dan berdasarkan itu unit usaha diharapkan mencapai sasaran-sasaran
pemasarannya. Strategi pemasaran memiliki peran dalam membantu
pengembangan perspektif strategis dari unit bisnis dalam mengarahkan unit
yang bersangkutan ke masa depannya. Fokus dari strategi pemasaran adalah
mencari cara-cara dimana perusahaan dapat membedakan diri secara efektif
dari pesaingnya dan dengan kekuatan yang berbeda tersebut memberikan nilai
yang lebih pemasaran yang baik kepada konsumennya. Dari permasalahan
diatas kita dapat melihat bahwa yang menimpa petani lokal adalah margin
tataniaga yang ada di tingkat petani dan pedagang (baik pengumpul maupun
pedagang pengecer). Margin tataniaga pertanian sendiri adalah perbedaan
harga ditingkat petani dengan harga ditingkat pengecer. Margin tataniaga
3 Kotler, P. 1997. Manajemen Pemasaran . Jilid 1. Edisi ke-9. PT Prenhalindo. Jakarta. Limbong,
W.H. dan P. Sitorus. 1987. Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 7
pertanian juga dapat diartikan sebagai perbadaan atau jarak vertikal antara
kurva permintaan (atau kurva penawaran ).4
Komponen marjin tataniaga pertanian ini terdiri dari :
1) Biaya yang diperlukan lembaga-lembaga pemasaran untuk melakukan
fungsi-fungsi tata niaga pertanian yang disebut biaya tata niaga atau
biaya fungsional dan
2) Keuntungan (profit) lembaga tata niaga pertanian.
5
mengungkapakan
bahwa sifat umum dari margin tata niaga pertanian yaitu :
a. Marjin tata niaga pertanian berbeda beda antara satu komoditi
pertanian denga komoditi lainnya. Hal ini disebabkan karena
perbedaan jasa yang diberikan pada berbagai komoditi mulai dari
pintu gerbang petani sampai ke tingkat pengecer untuk konsumen
akhir .
b. Marjin tata niaga produk pertanian cendrung akan naik dalam jangka
panjang dengan menurunnya bagian harga yang diterima petani
c. Marjin tataniaga pertanian relatif stabil dalam jangka pendek
terutama dalam hubungannya dengan berfluktuasinya harga-harga
produk hasil pertanian.
Pola saluran pemasaran merupakan bentuk saluran pemasaran langsung. Pola
saluran pemasaran seperti ini disebut juga saluran pemasaran nol tingkat
karena pada pola ini petani langsung menjual komoditas pada konsumen lokal
tanpa perantara pemasaran.
Konsumen lokal pada saluran ini adalah masyarakat sekitar yang bertempat
tinggal dekat petani tersebut. Pola saluran ini digunakan sesekali waktu oleh
petani sangat tergantung pada permintaan konsumen lokal diantaranya :
1. Pada pola ini petani menjual komoditas kepada tengkulak dengan sistem
borongan di kebun dengan sistem ini petani tidak perlu melakukan
kegiatan pemanenan dan pasca panen. Karena kegiatan tersebut dilakukan
oleh tengkulak. Tengkulak selalu menjual komoditas tersebut kepada para
pedagang pasar lokal. Pedagang lokal ini bertindak sebagai pedagang
pengecer yang menjual kepada konsumen lokal.
2. Pola saluran pemasaran kedua merupakan pola pemasaran semi langsung
dengan tengkulak dan pedangang lokal selaku perantara pemasaran.
3. Pola saluran ketiga merupakan pola saluran pemasaran tidak langsung
dengan banyak pihak yang bertindak selaku perantara pemasaran sehingga
saluran merupakan saluran terpanjang dibandingkan saluran pemasaran
lainnya. Ada empat pihak selaku perantara pemasaran dalam pola ini yaitu
a. Tengkulak,
b. Pengumpul lokal,
c. Pengumpul regioanal dan
d. Pengecer regional.
4
Limbong, W.H. dan P. Sitorus. 1987. Pengantar Tataniaga Pertanian. JurusanIlmu-Ilmu Sosial
Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Institut PertanianBogor. Bogor
5
Ibid hal. 7 Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 8
4. Pada pola ini para petani menjual komoditas kepada tengkulak dengan
sistem borongan kebun, kemudian tengkulak akan menjual kembali
komoditas tersebut kepada para pedagang pengecer regional. Pedagang
pengecer regional dalam hal ini adalah para pedagang yang menjual
komoditas.
Selain empat pola saluran di atas, ada juga, petani yang hanya
menggunakan komoditas mereka untuk keperluan sendiri. Untuk itulah
diperlukan perbaikan dalam sistem distribusi produk agar distribusi menjadi
lebih efisien dengan cara merubah pola pemasaran (memotong jalur distribusi
menjadi dari petani - konsumen). Dengan semakin efisiennya distribusi yang
ada akan menyebabkan peningkatan pendapatan petani. Selain itu cara lain
untuk memperkecil marjin tataniaga pertanian diperlukan pendidikan
dan penyuluhan kepada petani mengenai klasifikasi dalam pemasaran.
Dengan adanya segmentasi pasar diharapkan petani dapat memilah dan
mengolah sendiri produk yang akan dijual, sama seperti yang dilakukan oleh
para pedagang pengumpul dan pengecer. Sehingga pendapatan petani yang
tadinya berbeda jauh dengan yang didapatkan oleh pedagang pengumpul dan
pengecer dapat menjadi lebih kecil perbedaannya (marjin tataniaga mengecil)
serta membangun kemandirian petani.
Dari segi promosi, pemerintah daerah diharapkan dapat membantu para
petani dalam mempromosikan produk pertanian yang telah mereka hasilkan
agar peran pedagang pengumpul dan pedagang pengecer dapat dikurangi dan
dapat mengangkat nama daerahnya dimata masyarakat daerah lain.
Sedangkan peningkatan pendapatan melalui segi produk dapat
diperoleh melalui peningkatan produktivitas dan kualitas. Apabila telah
dilakukan perbaikan terhadap sistem pemasaran yang ada maka pemerintah
dapat menerapkan sistem pertanian yang berkelanjutan kepada masyarakat.
Karena dengan meningkatkan kesejahteraan petani melalui faktor-faktor di
atas diharapkan masyarkat akan tertarik untuk menekuni bidang pertanian
Indonesia.
2.2 Penyuluhan Pertanian
Dewasa ini pelaku pengembangan pertanian di Indonesia masih
mengeluhkan minimnya informasi pertanian tepat guna yang disediakan oleh
Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian. Oleh karena itu menjadi
kewajiban Kementerian Pertanian untuk dapat menyediakan inforamsi
pertanian bagi pelaku Agribisnis. Penyuluh pertanian sebagai tonggak penting
Kementerian Pertanian untuk pengembangan sistem inforamsi pembangunan
pertanian karena sampai saat ini sampai menghadapi permasalahan khususnya
dalam mengembangkan informasi tepat guna yang berkelanjutan.
Dampak Belum adanya mekanisme jaringan informasi pertanian yang
efektif adalah sulitnya mengatasi ketertinggalan masyakarat lapisan bawah
khususnya petani, meskipun telah banyak program pembangunan pertanian
dengan biaya yang tidak sedikit telah dilakukan oleh berbagai pihak
khususnya pemerintah. Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 9
Banyak program maupun hasil penelitian pertanian belum dapat
dimanfaatkan untuk memecahkan berbagai persoalan petani karena
disebabkan belum adanya jaringan komunikasi yang secara terprogram yang
efektif yang mampu menghubungkan lembaga penelitian, pengembangan, dan
pengkajian dengan diseminator inovasi (penyuluh, pendidik, petani, dan
kelompok steakholder lainnya yang masing-masing memiliki kebutuhan
dengan jenis dan bentuk informasi yang berbeda).
Pengembangan jaringan komunikasi informasi pembangunan yang
terprogram secara efektif adalah melalui pengembangan sistem kerja cyber
extension dengan dioperasikannya cyber extension untuk mendukung
pengembangan kerjasama dan jejaring kerja penyuluh pertanian dengan
instansi terkait ataupun petani atau steakholder. Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 10
BAB III
HASIL YANG DIHARAPKAN
3.1 Konsep Dasar Komunikasi dalam Cyber Extension
Pola komunikasi dalam penyuluhan yang diterapkan di Indonesia saat
ini sebagaian besar masih menggunakan pendekatan top down sehingga
bersifat linear dan bersifat asimetris, komunikasi yang terjadi bias keatas sarat
dengan kepentingan.
Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi saat ini sangat
mendukung terlaksananya proses berbagai pengetahuan dengan demikian
sharing pengetahuan selain dapat dilakukan melalui pertemuan fisik,
konvensional, seperti diskusi, whorkshop juga dapat menggunakan sarana
teknologi informasi dan telekomunikasi yaitu email, mailing list, web
discusion forum web conference, wiki dan blogging.
3.2 Inovasi Pertanian
Akses terhadap informasi inovasi pertanian baik informasi pasar maupun
teknologi pertanian rnenjadi hal yang sangat penting demi kelangsungan
usahatani yang dilaksanakan dalam pengembangan pertanian. Informasi yang
dibutuhkan oleh petani merupakan informasi yang matang dan sudah siap
dimanfaatkan oleh petani untuk meningkatkan kesejahteraannya.
Pengembangan pusat pemadu sistem informasi bidang pertanian di lokasi
yang stretegis dengan pemanfaatan berbagai media yang mampu
menjembatani antara penghasil atau sumber teknologi dengan pengguna akhir
merupakan salah satu pemecahan permasalahan dalam meningkatkan
efektivitas pembangunan pertanian.
Inovasi pertanian merupakan salah satu "alat" yang diharapkan dapat
meningkatkan produktivitas tanaman/ternak dan pendapatan petani. Namun
demikian, permasalahan yang umum terjadi dalam proses adopsi inovasi
pertanian adalah lambatnya adopsi teknologi oleh petani. Hal ini disebabkan
oleh adanya berbagai faktor yang antara lain adalah
a) Sulitnya informasi sampai ke petani karena infrastruktur yang terbatas,
b) Petani tidak memahami informasi yang diterimanya, karena media
penyampaian informasi kurang sesuai dengan materi yang disampaikan
dan karakteristik petani,
c) Meskipun informasi mengenai inovasi dapat dimengerti, namun sulit
untuk menerapkan karena keterbatasan sumber daya yang tersedia,
d) Petani belum melihat manfaat dan dampak yang secara langsung
menguntungkan dari inovasi yang diintroduksi,
e) Sifat petani yang cenderung tidak mau ambil resiko dalam menerapkan
inovasi yang belum mereka kenal sebelumnya, dan Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 11
f) Tidak mudah mengubah perilaku petani yang berkaitan dengan
kebiasaan dalam melaksanakan kegiatan usahataninya.6
3.3 Karekteristik Elemen Sistem Jaringan Informasi Inovasi Pertanian
Kebutuhan dan ketersediaan inovasi pertanian merupakan dua aspek yang
saling berkaitan dalam satu kesatuan sistem jaringan informasi inovasi
pertanian. Masing-masing lembaga yang terkait dalam sistem jaringan
informasi pertanian sebagai subsistem memiliki tugas dan fungsi yang
berbeda, sehingga memiliki kebutuhan akan inovasi pertanian dalam bentuk,
format, dan jenis yang berbeda. Inovasi yang dibutuhkan merupakan input
yang akan dimanfaatkan untuk menghasilkan output bagi subsistem yang lain.
Input selanjutnya akan diproses dalam internal kelembagaan melaiui berbagai
kegiatan tertentu untuk dapat menghasilkan output sesuai dengan target yang
ditetapkan. Sepanjang proses mengolah input menjadi output diperlukan
sarana penyimpanan baik yang bersifat sementara maupun tetap. Keberhasilan
dalam menghasilkan output bagi lingkungannya (subsistem yang lain) sangat
bergantung pada ketersediaan inovasi pertanian dari subsistem yang lain pula.
Sinergi antara subsistem yang satu dengan yang Sainnya sangat menentukan
kinerja daiam memproses inovasi pertanian menjadi output yang bermanfaat
bagi subsistem yang lain. Penghubung sistem diperlukan untuk menyinergikan
antara subsistem yang satu dengan yang lainnya.
Sebagaimana sebuah sistem, terdapat setidaknya tujuh elemen atau
karakteristik (Gambar 1) yang dapat diidentifikasi dari sistem jaringan
informasi pertanian, yaitu :
1) Batasan (boundary),
2) Lingkungan (environment),
3) Masukan (input),
4) Keluaran (output),
5) Komponen (component) yaitu proses atau kegiatan,
6) Penyimpanan (storage) baik permanen maupun sementara, dan
7) Penghubung (interface).
6
Sumardjo, Lukman M. Baga Retno SH Mulyandari Cyber Extension “Peluang dan Tantangan
Dalam Revitalisasi Penyuluhan Pertanian Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 12
Gambar 1 Karakteristik Sistem
3.4 Sistem Kerja Cyber Extension
Mekanisme cyber agricultural extension sudah mulai diterapkan di
banyak negara dalam tahun-tahun ini sebagai suatu mekanisme penyaluran
informasi yang dapat diupayakan untuk mencukupi keterbatasan petani di
perdesaan terhadap informasi yang dibutuhkannya.
Sebuah sistem cyber extension memfokuskan pada keseluruhan
pengembangan usaha tani termasuk produksi, manajemen, pemasaran, dan
kegiatan pembangunan perdesaan lainnya. Dengan demikian, konsep cyber
extension adalah model komunikasi dan penjelasan apa saja yang dapat
berkaitan dengan model ini, sebagai komunikasi cyber (cyber communication)
telah dirasakan kebutuhannya dapat menjelaskan kerangka kerja untuk kajian
tentang komunikasi internet. Model komunikasi cyber extension
mengumpulkan atau memusatkan informasi yang diterima oleh petani dari
berbagai sumber yang berbeda maupun yang sama dan disederhanakan dalam
bahasa lokal disertai dengan teks dan ilustrasi audio visual yang dapat
disajikan atau diperlihatkan kepada seluruh masyarakat desa khususnya petani
semacam papan pengumuman (bulletin board) pada kios atau pusat informasi
pertanian. Dalam model komunikasi cyber extension, transmisi informasi dari
sumber ke pusat informasi komunitas akan menjadi milik umum, sedangkan
dari pusat informasi komunitas ke petani, informasi tersedia di wilayah pribadi
(milik pribadi). Keuntungan yang potensiai dari komunikasi cyber extension
adalah ketersediaan yang secara terus menerus, kekayaan, informasi
(informasi nyaris tanpa batas), jangkauan wilayah internasional secara instan,
pendekatan yang berorientasi kepada penerima, bersifat pribadi (individual),
dan menghemat biaya, waktu, dan tenaga7
7
Adekoya AE. 2007 Cyber Extension Comunicaton : A Strategic made for agricultural and rural
transformation in Nigeria. Internasional journal of food, agriculture and environment , (article) Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 13
Program Unlimited Potential merupakan sebuah inisiatif global
Microsoft. Dalam program ini, Microsoft bekerjasama dengan berbagai
lembaga nonprofit untuk menyediakan sarana pelatihan dan pembelajaran
jangka panjang bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan, melalui
Community Training and Learning Centre (CTLC). Masyarakat dapat
mengakses informasi, dan memperdalam pengetahuan di bidang Teknologi
Informasi di CTLC.
Tujuan utama program Unlimited Potential adalah untuk mengurangi
kesenjangan digital bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan. Hal ini
sejalan dengan target pemerintah melalui kesepakatan yang ditandatangani
pada World Summit on Information Society (WSIS) di Geneva untuk
memberikan akses kepada 50% penduduk Indonesia pada tahun 2015.
Program UP di Indonesia pertama kali diluncurkan di Indonesia tanggal
23 Oktober 2003. Melalui pelatihan yang didapat di CTLC, diharapkan
masyarakat dapat membuka wawasan mereka seluas-luasnya melalui akses
informasi dan meningkatkan keahlian mereka di bidang Teknologi Informasi.
Keahlian ini kemudian dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup,
memperbaiki keadaan sosial dan ekonomi, juga memperkuat daya saing
masyarakat.
Konsep pendirian telecenter semacam CTLC di daerah perdesaan
merupakan program pengembangan komunitas lokal dengan menggunakan
teknologi informasi dan komunikasi sehingga mampu untuk:
1. Memberdayakan masyarakat dengan kemudahan akses terhadap informasi
dasar seperti informasi pasar, pertanian, perdagangan, pendidikan,
kesehatan, dan lain-lain;
2. Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam hal mengakses informasi
penggunaan komputer, maupun manajemen telecenter melalui pelatihanpelatihan;
3. Mendorong masyarakat untuk meningkatkan perekonomian setempat
dengan kegiatan pembangunan komunitas melalui pemanfaatan
teknologi informasi dan komunikasi;
4. Mengembangkan kerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk membangun
komunitas lokal
Melalui Program CTLC (Community Training and Learning Center)
menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi, khususnya internet dapat
membantu meningkatkan penghasilan petani. CTLC menyediakan piranti
komputer dan koneksi ke internet bagi petani di wilayah lokasi CTLC. Salah
satu contoh CTLC adalah CTLC Pancasari yang membantu petani organik di
Desa Pancasari (Gianyar-Bali). Dengan fasilitator yang bekerja di CTLC,
petani belajar mengoperasikan piranti komputer yang terkoneksi ke jaringan
internet. Program ini membantu petani mengakses informasi pertanian penting
dan bahkan lebih jauh mampu mengakses pasar langsung ke pembeli tanpa
melaiui pedagang perantara.
Pengembangan sumber informasi pertanian nasional dan lokal P4MI
(Program Peningkatan Pendapatan Petani melalui Inovasi) dalam kegiatannya Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 14
yang dilaksanakannya untuk mendukung pengembangan sumber informasi
pertanian dan lokal berbasis teknologi informasi adalah :
1. Penyempurnaan Sistem Informasi Pasar
Kegiatan penyempurnaan sistem informasi pasar dilaksanakan di
Pusat Data dan Informasi Pertanian (PUSDATIN), Kementerian Pertanian
dengan tahapan sebagai berikut:
a. Melakukan kajian terhadap kegiatan penyempurnaan sistem informasi
pasar yang dilaksanakan bersama-sama dengan konsultan
proyek, termasuk kajian dalam peningkatan kapasitasnya
maupun ruang lingkup isi sistem informasi pasar, dan rancangan
aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan petani di lahan marjinal.
b. Melakukan pemantapan sistem informasi pasar, termasuk
pengoperasian sistem yang telah dikembangkan.
c. Melakukan pemantapan anggaran secara reguler ke dalam anggaran
Kementerian Pertanian dalam pengoperasian sistem informasi pasar
yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran
Hasil Pertanian (P2HP).
2. Pengembangan Website Pertanian Nasional
Pengembangan website pertanian nasional dilaksanakan dengan
beberapa tahapan sebagai berikut:
a. Mempelajari website sejenis di negara lain
b. Mengidentifikasi model yang dapat diaplikasikan untuk website
Indonesia di lokasi P4MI
c. Merancang web dan hosting
d. Melakukan pemutakhiran secara reguler dan melakukan
pengembangan (expansion)
e. Mengajak partisipasi sektor swasta
f. Telah terintegrasi dengan Kementerian Pertanian sekaligus sebagai
sarana promosi hasil pertanian melalui program market online.
Gambar 2. Website Pertanian Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 15
3. Pembangunan Pusat Informasi Pertanian (UPIPK) di tingkat
kabupaten
Pembangunan pusat informasi pertanian di kantor/instansi/lembaga
pertanian kabupaten atau di kantor Bupati dilaksanakan di lokasi yang
representatif, di mana kontak tani dapat akses dengan pusat informasi
pertanian. Pusat informasi ini akan berfungsi sebagai one stop shop untuk
pertukaran informasi di mana kontak tani dapat memperoleh informasi
yang berguna dan sesuai dengan inovasi produksi dan pemasaran. Dalam
jaringan sistem informasi pertanian nasional yang dikembangkan oleh
P4MI, UPIPK merupakan pusat dari kegiatan akses informasi yang
berbasis apiikasi teknologi informasi yang menjembatani antara sumber
informasi yang berada cli pusat dengan stakeholders lokal. Selatn UPIPK
memfasilitasi pengguna dan stakeholders lokal dalam akses informasi
pertanian, UPIPK juga dapat berfungsi sebagai penghinnpun informasi
(indigenous knowledge) dari sumber informasi lokal. Model UPIPK ideal
P4MI yang telah dirancang oleh Tim Komponen 2 disajikan dalam
Gambar 3.
Gambar 3. Model UPIPK ideal P4MI yang telah dirancang
oleh Tim Komponen 2 Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 16
3.5 Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang Sistem Jaringan Komunikasi
Informasi Cyber Extension
a. Kekuatan
Manfaat yang menjadi kekuatan implementasi cyber extension antara lain
adalah :
1. Mendorong terbentuknya jaringan informasi pertanian di tingkat lokal
dan nasional
2. Membuka akses petani terhadap inforamsi pertanian untuk
meningkatkan pendapatan dan cara pencapaiannya
3. Mendukung terlaksananya kegiatan pengembangan, pengelolaan dan
pemanfaatan informasi pertanian secara langsung maupun tidak
langsung.
4. Terdokumentasi informasi pertanian
5. Memberdayakan masyarakat dengan kemudahan akses terhadap
informasi dasar seperti informasi pasar, pertanian, perdagangan,
pendidikan dan kesehatan
6. Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam hal mengakses
informasi penggunaan komputer, manajemen telecenter
b. Kelemahan
Belum adanya komitmen manajemen dilevel steakholder managerial
dengan memberikan kebijakan yang tidak konsisten, belum memiliki
kapasitas dibidang teknologi informasi sebagian besar belum mengetahui
secara persis konsep aplikasi teknologi informasi sehingga tidak tahu apa
yang harus dilakukan, terlalu luasnya wilayah jangkuan sehingga
penerapanya tidak merata biaya operasional aplikasi teknologi informasi
tidak memadai.
c. Peluang
Terbukanya informasi dari seluruh dunia mengenai informasi pertanian
3.6 Pelaku Jaringan Komunikasi Informasi Inovasi Pertanian
Sumber informasi pertanian adalah lembaga atau institusi yang
bertanggung jawab mengolah, menghasilkan dan menyediakan informasi
pertanian yang dijamin dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya
serta mudah digunakan dan dimengerti petani yaitu : Direktorat Jenderal
terkait dan pusat perpustakaan dan penyebaran teknologi pertanian (level
pusat, balai pengkajian teknologi pertanian dan lembaga Lit Kaji Komoditas
Terkait.
Saluran Informasi adalah individu atau petugas (penyuluh pertanian)
yang bertanggung jawab menyalurkan atau menyampaikan informasi
pengguna informasi (petani) diantaranya adalah penyuluh, petani maju,
mantri tani pedagang yang dianggap mampu menyampaikan informasi
pertanian kepada pelaku utama pembangunan pertanian (petani). Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 17
3.7 Penguatan Sistem Jaringan Komunikasi Informasi Inovasi Pertanian
Melalui Implementasi Cyber Extension
Masing-masing lembaga atau stakeholder saling berhubungan untuk
dapat menjalankan tugas maupun kewajiban agar dapat menghasilkan output
sebagaimana diharapkan dalam sistem jaringan komunikasi pertanian secara
keseluruhan keterkaitan antara masing-masing stakeholder baik pusat
maupun daerah dalam sistem pengembangan tersebut. Dalam sistem jaringan
komunikasi inovasi pertanian nasional pada sistem kerja cyber extension
badan penyuluh kabupaten merupakan pusat dari kegiatan akses informasi
yang berbasis aplikasi teknologi informasi yang menjembatani antara sumber
informasi yang berada di pusat dengan stakeholder lokal sekaligus bertindak
sebagai lembaga pemandu sistem.
Gambar 4. Sistem Jaringan Komunikasi Inovasi Pertanaian yang perlu
dikembangkan dalam strategi Implementasi Cyber Extension di Indonesia Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 18
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
1. Dalam pengembangan sektor pertanian ke depan masih ditemui
beberapa kendala, terutama dalam pengembangan sistem pertanian yang
berbasiskan agribisnis dan agroindustri. Kendala tersebut antara lain: (a)
lemahnya struktur permodalan dan akses terhadap sumber permodalan;
(b) ketersediaan lahan dan masalah kesuburan tanah; (c) pengadaan dan
penyaluran sarana produksi; (d) terbatasnya kemampuan dalam
penguasaan teknologi; (e) lemahnya organisasi dan manajemen usaha
tani; dan (f) kurangnya kuantitas dan kualitas sumberdaya manusia
untuk sektor agribisnis
2. Petani menghadapi beberapa kendala untuk memasarkan produk
pertanian, antara lain: (a) kesinambungan produksi; (b) panjangnya
saluran pemasaran; (c) kurang memadainya pasar; (d) kurang
tersedianya informasi pasar; (e) rendahnya kemampuan tawar-menawar;
(f) berfluktuasinya harga; (g) rendahnya kualitas produksi; (h) kurang
jelasnya jaringan pemasaran; dan (i) rendahnya kualitas sumberdaya
manusia.
3. Dengan adanya segmentasi pasar diharapkan petani dapat memilah dan
mengolah sendiri produk yang akan dijual, sama seperti yang dilakukan
oleh para pedagang pengumpul dan pengecer. Sehingga pendapatan
petani yang tadinya berbeda jauh dengan yang didapatkan oleh
pedagang pengumpul dan pengecer dapat menjadi lebih kecil
perbedaannya (marjin tataniaga mengecil) serta membangun
kemandirian petani.
4. Dari segi promosi, pemerintah daerah diharapkan dapat membantu para
petani dalam mempromosikan produk pertanian yang telah mereka
hasilkan agar peran pedagang pengumpul dan pedagang pengecer dapat
dikurangi dan dapat mengangkat nama daerahnya dimata masyarakat
daerah lain.
5. Banyak program maupun hasil penelitian pertanian belum dapat
dimanfaatkan untuk memecahkan berbagai persoalan petani karena
disebabkan belum adanya jaringan komunikasi yang secara terprogram
yang efektif yang mampu menghubungkan lembaga penelitian,
pengembangan, dan pengkajian dengan inovasi (penyuluh, pendidik,
petani, dan kelompok steakholder lainnya yang masing-masing memiliki
kebutuhan dengan jenis dan bentuk informasi yang berbeda).
6. Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi saat ini sangat
mendukung terlaksananya proses berbagai pengetahuan dengan
demikian sharing pengetahuan selain dapat dilakukan melalui pertemuan
fisik, konvensional, seperti diskusi, whorkshop juga dapat menggunakan Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 19
sarana teknologi informasi dan telekomunikasi yaitu email, mailing list,
web discusion forum web conference, wiki dan blogging.
7. Sistem cyber extension memfokuskan pada keseluruhan pengembangan
usaha tani termasuk produksi, manajemen, pemasaran, dan kegiatan
pembangunan perdesaan lainnya.
8. Pendirian telecenter (CTLC) di daerah perdesaan merupakan program
pengembangan komunitas lokal dengan menggunakan teknologi
informasi dan komunikasi sehingga mampu untuk memberdayakan
masyarakat, meningkatkan kemampuan masyarakat, mendorong
masyarakat untuk meningkatkan perekonomian, mengembangkan
kerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk membangun komunitas
lokal.
9. Pengembangan sumber informasi pertanian nasional dan lokal P4MI
(Program Peningkatan Pendapatan Petani melalui Inovasi) dalam
kegiatannya yang dilaksanakannya untuk mendukung pengembangan
sumber informasi pertanian dan lokal berbasis teknologi informasi
adalah penyempurnaan Sistem Informasi Pasar, pengembangan Website
Pertanian Nasional, Pembangunan Pusat Informasi Pertanian (UPIPK) di
tingkat kabupaten.
4.2 Saran
1. Pemasaran pertanian tidak bisa lepas dari sistem hukum ekonomi bahwa
harga suatu produk dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu permintaan
pasar, mutu produksi, tingkat kegunaan/olahan (bahan mentah, setengah
jadi, jadi dan siap dikonsumsi). Banyak upaya yang dilakukan dalam
pemasaran pertanian agar harga jual menjadi tinggi dapat dilakukan
dengan cara mengantisipasi harga sebelum tanam, melaksanakan teknik
budidaya secara baik, kemudian penanganan pasca panen yang tepat,
pengolahan hasil, memperpendek rantai hasil pemasaran dengan cara
memasarkan langsung ke konsumen, memasarkan ke grosir atau pabrik
dan memasarkan ke pedagang atau pengumpul.
2. Dengan mudahnya mengakses informasi inovasi pertanian melalui website
(cyber extension) diharapkan petani dapat mudah memperoleh informasi
dalam memasarkan produk-produk pertanian. Sistem Informasi Manajemen : Cyber Extension 20
DAFTAR PUSTAKA
Sumardjo, Lukman M. Baga Retno SH Mulyandari Cyber Extension “Peluang
dan Tantangan Dalam Revitalisasi Penyuluhan Pertanian, IPB Press. 2010
Almasdi Syahza, (2001a). Kajian sosial ekonomi usahatani tanaman pangan dan
hortikultura di kabupaten Pelalawan Propinsi Riau, Pangkalan Kerinci,
BAPPEDA Kabupaten Pelalawan,
Adekoya AE. 2007 Cyber Extension Comunicaton : A Strategic made for
agricultural and rural transformation in Nigeria. Internasional journal of
food, agriculture and environment , (article)
Kotler, P. 1997. Manajemen Pemasaran . Jilid 1. Edisi ke-9. PT Prenhalindo.
Jakarta. Limbong, W.H. dan P. Sitorus. 1987.
Suheni. 2005. Strategi Pemasaran Bibit/Benih Tanaman Hias Balai Benih
Induk Hortikultura Dinas Pertanian dan Kehutanan DKI Jakarta.
Skripsi.Departemen Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian
InstitutPertanian Bogor. Bogor
Limbong, W.H. dan P. Sitorus. 1987. Pengantar Tataniaga Pertanian. Jurusan
Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Institut
PertanianBogor. Bogor